Ditetapkan Tersangka OTT, DAD Kejang-kejang

Print Friendly and PDF

PALANGKA RAYA - Pasca ditetapkan sebagai tersangka dalam pemeriksaan hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) Jumat (30/11/2018) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Palangka Raya, DAD, mengalami kejang-kejang dan jatuh pingsan saat hendak dibawa kerutan, Sabtu (1/12/2018).

Saat hendak diantar menuju Rumah Tahanan (Rutan) Kota Palangka Raya, DAD, oknum Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalimantan Tengah, yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pemerasan terhadap delapan orang ASN yang mengikuti ujian dinas, tiba-tiba jatuh pingsan setelah mengalami kejang-kejang di depan Kantor Kejari.

Pantauan KabarKalteng, DAD, tampak langsung diangkut oleh petugas medis menggunakan ambulance, untuk menjalani perawatan di Rumah Sakit.

Dalam keterangan yang disampaikan oleh Kepala Kejari Palangka Raya, Zet Tadung Allo, menurut keterangan Dokter, tersangka memang mempunyai riwayat penyakit syaraf.

Dikatakan oleh Zet lagi, diduga DAD mengalami epilepsi karena stress dan kelelahan, setelah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

"Mungkin mengalami stress atau apa, yang bersangkutan (tersangka, red) mengalami kejang-kejang. Menurut keterangan dokter, tersangka memang mempunyai riwayat penyakit syaraf, mungkin epilepasi. Untuk langkah antisipasi, kami bawa yang bersangkutan kerumah sakit untuk dirawat, setelah sehat baru kita lakukan penahanan selama 20 hari kedepan," terangnya.

Seperti diketahui, DAD ditangkap oleh pihak Kejari Kota Palangka Raya, dalam OTT, Jumat (30/11/2018) sekitar pukul 17.30 WIB, atas kasus pemerasan terhadap delapan orang ASN golongan II asal Kabupaten Gunung Mas yang akan mengikuti ujian dinas di BKD Kalteng.

Dari tangan pelaku, penyidik berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp13 juta, yang disimpan tersangka di dalam jok sepeda motor miliknya.[abimanyu]


TAG