Disambar Truk Tangki, Dua Siswa Ini Hembuskan Napas Terakhir

Print Friendly and PDF

MUARA TEWEH - Dua siswa SMKN 1 Muara Teweh, tewas setelah sepeda motor yang ditungganginya menghantam truk fuso tangki bahan bakar minyak di kawasan kilometer 29 Jalan Negara Muara Teweh - Kandui Kecamatan Teweh Baru, Senin (5/11/2018).

Dua yang mengalami nasib nahas itu, bernama Muhammad Asrofal (17) dan Hari Fahru Razi atau Ari (16). Keduanya merupakan warga Kelurahan Montallat Kecamatan Montallat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan kedua korban ini bermaksud ingin ke Montallat dan berangkat dari Muara Teweh menuju Kecamatan Montallat dengan menaiki sepeda motor Honda Beat dengan Nomor Polisi KH 6833 EK.

Nahas, korban Asrofal yang saat itu mengemudikan sepeda motor membonceng Ari di belakangnya, ketika melintas di kilometer 29, sepeda motor Beat yang dikemudikannya mengalami kecelakaan dengan mobil truk tangki besar dengan Nopol DA 8157 CD yang dikendarai oleh Romdhon warga Kecamatan Landasan Ulin, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Rencananya truk tangki itu akan ke Muara Tuhup, Kabupaten Murung Raya dan pada saat di Km 29  berlawanan arah dengan sepeda motor.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Barito Utara, AKP Zulyanto LK melalui Kanit Lakalantas, Aipda A Rahman membenarkan tentang peristiwa kejadian tersebut.

"Dugaan sementara dalam kejadian itu sepeda motor yang dikendarai oleh MA menabrak bagian depan sebelah kanan mobil truk , hingga masuk ke bagian bawah bamper depan mobil truk akibat kecelakaan itu, Asrofal tewas di lokasi kejadian. Sementara Ari terpental ke samping kiri jalan dan mengalami luka serius hingga tidak sadarkan diri," katanya.

Dilanjutkan, korban Ari lalu dibawa ke RSUD Muara Teweh, namun sayang karena luka berat yang dialami, korban pun menghembuskan nafas terakhirnya di ruang ICU sekitar pukul 18.00 WIB.

Berita kecelakaan korban pun dengan cepat meluas. Di samping keluarga, para guru dan sahabat-sahabat korban di sekolah juga terlihat datang ke RSUD Muara Teweh. Jenazah kedua korban lalu dibawa dari RSUD Muara Teweh ke rumah duka di Montallat.

Kasus kecelakaan ini, saat ini sedang ditangani oleh unit laka Satlantas Polres Barito Utara. Diduga kecelakaan disebabkan karena lalainya pengemudi truk, yang mengambil jalur kesebelah kanan.

"Untuk pengemudi truk sudah kita amankan beserta barang buktinya, untuk proses lebih lanjut," pungkasnya.

Terpisah, salah seorang sopir yang bernama Sunardi menceritakan pengalamannya yang kerap bolak-balik Muara Teweh Palangkaraya. Ia mengatakan, akhir-akhir ini sering terjadi sopir mobil tangki yang diketahui sering mengambil jalur lawan serta tidak menghiraukan keselamatan pengguna jalan lain.

"Saya sering berpapasan dengan mobil tangki dan selalu hati-hati, karena selain mobil tangki yang badannya lumayan besar, terkadang juga sebagian sopir mobil tangki juga ugal-ugalan dijalan raya dan hampir separo badan jalan diambil oleh mobil tangki," bebernya.

Ia berharap kepada para pengemudi tangki agar lebih memperhatikan keselamatan penguna jalan lain, jangan seenaknya mengendarai mobil.[doni]


TAG