Dipertanyakan, Guru Kemenag tak Dilibatkan Seleksi HGN

Print Friendly and PDF

KUALA KAPUAS - Sejumlah guru di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) Kapuas merasa tidak dilibatkan dalam penjaringan guru berprestasi dan berdedikasi pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) sekaligus ulang tahun ke-73 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) 2018.

"Kami juga anggota aktif PGRI, dan selalu membayar iuran tapi tidak terjaring dalam pemilihan guru berprestasi dan berdedikasi pada HGN dan HUT PGRI, ini yang kami pertanyakan," ungkap salah satu guru yang tidak mau namanya dikorankan.

Dikonfirmasi terpisah, H Sajarwan, Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kapuas membenarkan hal itu. Dia tidak mengetahui pasti ihwal tak masuknya nama-nama guru di lingkungan Kemenag Kapuas dalam penjaringan guru berprestasi dan guru berdedikasi pada peringatan HUT PGRI kali ini,

"Ada sekitar 1.500 guru yang berada di lingkup Kemenag Kapuas, sebagiannya juga merupakan anggota aktif PGRI Kapuas," kata Sajarwan, Kamis (1/11/2018) dikonfirmasi melalui sambungan selular.

Terpisah, Kadeni Sekretaris PGRI, sekaligus ketua kegiatan HGN Kapuas 2018, Kamis (1/11/2018) mengatakan, penjaringan itu dilakukan melalui KUPTD dan PGRI kecamatan dan mengacu dengan petunjuk teknis (Juknis) Nasional Kemendikbud.

"Yang kita gunakan adalah Juknis Gupres (guru berprestasi) Kemendikbud, yang kita tampung sementara guru dilingkungan Kemendikbud," jelas Kadeni, ditemui di aula Disdik Kapuas di sela kegiatan persiapan rapat HGN dan HUT PGRI 2018.

Selain itu, lanjut dia, untuk guru di lingkup Kemenag juga telah memiliki program tersendiri untuk penjaringan guru berprestasi.

Namun menurutnya untuk di kepanitiaan, dalam rangka persiapan HGN dan HUT PGRI kali ini, pihaknya juga banyak melibatkan guru-guru dari lingkup Kemenag.[zulkifli]


TAG