Desa Panarukan Bergegas Lengkapi Kekurangan Pembangunan TA 2017

Print Friendly and PDF

BUNTOK - Setelah dilaporkan masyarakat kepada aparat penegak hukum, oknum aparat Desa Panarukan Kecamatan Dusun Utara Kabupaten Barito Selatan (Barsel) diduga mulai bergegas melengkapi kekurangan pembangunan desa Tahun Anggan 2017.

Hal ini disampaikan Nar (44) warga Desa Penarukan kepada awak media, Jumat (2/11/2018).

Ia menerangkan, bahwa sejumlah warga setempat merasa kaget. Karena pada akhir pekan kemarin, tepatnya Minggu (29/10/2018) malam.

Datang sebuah mobil pikap mengantar 1 unit beton molen baru merek Hercules dilengkapi empat bingkai teralis besi yang diduga kuat sebagai peralatan baru untuk menutupi kekurangan pada pekerjaan proyek pembangunan Desa Penarukan Tahun Anggaran 2017.

"Secara pribadi saya sih, merasa bersyukur kalau ada peralatan untuk mempermudah percepatan pembangunan di desa kami. Tapi bagaimana dengan laporan pertanggungjawabannya dan semua masyarakat tahu padahal itu adalah proyek yang mestinya harus dikerjakan pada tahun 2017 kemarin," ucapnya.

Di tempat yang sama, Endang (50) warga Desa Panarukan memperjelas, sejumlah peralatan yang didatangkan untuk mengisi kekurangan pengerjaan pembangunan Desa Panarukan Tahun 2017.

Itu baru sebagian kecil jika dibandingkan dengan sepuluh poin kekurangan pekerjaan yang sempat dilaporkan pihaknya kepada aparat terkait.

Dalam kesempatan itu Endang mengutarakan, dalam waktu dekat pihaknya bersama sejumlah warga pelapor akan berusaha mendatangi pihak Kejaksaan Negeri Barsel untuk mempertanyakan sejauh mana tanggapan aparat penegak hukum atas laporan Malaka tersebut.

"Yang ingin kami tanyakan nantinya. Apakah bisa laporan pertanggungjawaban Pemerintah Desa Panarukan 2017 yang kami nilai terkesan ada lampiran fiktif itu, bisa ditutupi dengan pekerjaan yang dilaksanakan pada tahun 2018," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Penarukan sebagai terlapor oleh masyarakatnya hingga hari ini belum bisa dikonfirmasi awak media.[kenedy]


TAG