BNNK Bentuk Relawan Anti Narkoba

Print Friendly and PDF

PALANGKA RAYA - Tugas dan tanggung jawab untuk turut memerangi penyalahgunaan narkoba, menanti 50 pemuda yang kini resmi berstatus relawan anti narkoba Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Palangka Raya.

Kepala BNNK, M. Soeja'i mengatakan, relawan anti narkoba menjadi kepanjangan BNNK Palangka Raya dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat.

"Tugas dan fungsi relawan anti narkoba, salah satunya sebagai penyuluh kepada masyarakat tentang bahaya penyalahgunaan narkoba. Minimal di lingkungan tempat tinggal RT atau RW," kata Soeja'i kepada kabarkalteng.com, Rabu (21/11/2018).

Selain itu, 50 relawan tersebut juga bertugas sebagai inisiator yang merancang dan mengimplementasikan program pencegahan bahaya penyalahgunaan narkoba.

Salah satu di antara 50 relawan tersebut, berasal dari club motor Vixion Rider bernama Sanderi (30 tahun). Club ini sendiri memiliki 100 anggota dan secara resmi dipercaya sebagai relawan dan dibekali sertifikat relawan anti narkoba oleh BNNK Palangka Raya.

Sanderi selaku Humas di club Vixion Rider's merasa semangat dan bangga menjadi salah satu relawan yang mungkin bisa menyelamatkan kan generasi penerus dan selanjutnya bisa menjadi motivator sekaligus penggerak masyarakat dalam menolak bahaya narkoba.

Juga sebagai fasilitator, yakni kepanjangan tangan BNNK Palangka Raya untuk bisa bersama-sama menjalankan P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba).[abimanyu]


TAG