Bersama Tiga Organisasi Mahasiswa, KNPI bakal Tuntut DPRD Pulpis

Print Friendly and PDF

PULANG PISAU - Untuk menuntut dianggarkannya kembali bantuan beasiswa daerah bagi mahasiswa berprestasi dan tidak mampu tahun 2019, sekitar 50 pemuda mengagendakan aksi unjuk rasa di halaman Kantor DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Selasa (27/11/2018) besok.

Puluhan aktivis muda ini sendiri tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pulang Pisau, Ikatan Mahasiswa Pulpis (IMAPPIS) Banjarmasin, Himpunan Mahasiswa Pulpis (HMP) Palangkaraya dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Tuntutan dari ketiga organisasi mahasiswa Pulang Pisau itu bukan tidak berasalan. Sudah beberapa kali melakukan upaya permohonan pengusulan beasiswa bagi mahasiswa-mahasiswi Kabupaten Pulang Pisau, sampai kini masih belum ada titik terangnya.

"Aksi damai yang digelar dengan melibatkan 3 organisasi Mahasiswa Pulang Pisau tersebut berisi tuntutan pada pihak DPRD untuk bisa memasukan anggaran pendidikan berupa pemberian dana bantuan mahasiswa yang dalam beberapa tahun ini dianggap kawan-kawan mahasiswa tidak dianggarkan lagi. Apalagi saat ini dewan sedang membahas anggaran, kami berharap tuntutan besok bisa masuk pembahasan tahun 2019 mendatang," ucap Bahriannor selaku Ketua KNPI Pulpis.

Hal senada juga diungkapkan, Ahmad Rian Susetyo, selaku Ketua Ikatan Mahasiswa Pulang Pisau ( IMAPPIS)  Banjarmasin mengaku jika inisiatif untuk melakukan aksi unjuk rasa ke DPRD adalah kesepakatan antar sesama mahasiswa, baik yang dari Palangka dan Banjarmasin.

Karena, sebelumnya mereka mengaku pernah beberapa kali mengajukan permohonan beasiswa, baik bantuan untuk mahasiswa berprestasi maupun bantuan tugas Akhir. Sayangnya mekanisme yang dianggap terlalu rumit membuat pihaknya belum bisa mendapatkan bantuan tersebut. Padahal bantuan tersebut sangat diperlukan pihaknya.

"Pernah kami bermohon untuk bantuan tugas akhir, tetapi dinas pendidikan (Disdik) setempat mengaku sudah tidak berwenang lagi. Mereka malah melempar ke bagian DPPKAD, nah di sini birokrasinya juga panjang lebar menjelaskan harus mendapat rekomendasi lagi dari pejabat tertentu. Padahal untuk bantuan beasiswa berprestasi dan dan tidak mampu sejak beberapa tahun ini malah tidak di anggarkan lagi, kami sudah cek ke dinas Pendidikan," ujar Rian mengungkapkan.

Sementara, dari rilis yang disampaikan KNPI. Aksi Damai yang diberi nama Peduli pendidikan akan melibatkan sekitar 50 orang yang terdiri dari KNPI dan 3 organisasi mahasiswa itu, akan dimulai sekitar pukul 10.00 Wib, dengab rute diawali dengan berkumpul di Sekretariat KNPI selanjutnya menuju ke kantor DPRD setempat.

Selanjutnya, setelah melakukan orasi beberapa waktu, pihaknya akan menyerahkan pernyataan sikap tertulis yang diharapkan bisa di penuhi pihak DPRD harapan para mahasiswa/mahasiswi yang tergabung di 3 organisasi kemahasiswaan itu. [manan]


TAG