Absen Aksi Damai, KNPI Tunjuk IMM Kaji Masalah Pendidikan di Pulpis

Print Friendly and PDF

PULANG PISAU - Upaya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pulang Pisau hari ini telah memfasilitasi tuntutan para mahasiswa dalam hal pendidikan, seperti permintaan tuntutan dianggarkannya lagi beasiswa berprestasi dan beasiswa tidak mampu dan bantuan tugas akhir mahasiswa.

Dalam memfasilitasi tuntutan para mahasiswa Pulpis itu, KNPI Pulpis berkomitmen akan melakukan aksi menyampaikan aspirasi dengan pihak DPRD Pulpis dilakukan sangat serius.

Bahkan rencana KNPI sebelumnya yang turun melakukan aksi damai bersama 3 organisasi mahasiswa Pulpis IMAPPIS, HMP dan IMM harus mengalami perubahan. Pasalnya salah satu organisasi kemahasiswaan yaitu IMM yang tidak dapat mengikuti aksi karena ada tugas lain yang harus mereka laksanakan dari KNPI.

"Untuk kegiatan aksi damai peduli pendidikan, kita sepakat tidak melibatkan IMM. Karena kita ada permintaan lain buat mereka, yaitu kita minta para mahasiswa yang tergabung dalam ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ( IMM) Pulpis itu untuk melakukan kajian terkait isu ini. Jadi, sepakat yang turun aksi damai ini adalah KNPI, IMAPPIS dan HMP dengan jumlah peserta sama sekitar 50 orang," ucap Ketua KNPI Pulpis Bahriannor, mengabarkan kepada media ini, Selasa (27/11/2018).

Ia menjelaskan, ditunjuknya IMM untuk melakukan kajian masalah pendidikan karena kesepakatan dari para peserta organisasi mahasiswa lainnya. Jika tuntunan dalam program pendidikan harus tetap dikawal, bahkan Kedepan akan ada evaluasi dan masukan bagi dinas-dinas terkait.

Untuk membuat masukan tersebut, menurut Bahriannor, perlu bahan berupa data dan kajian-kajian khusus, sehingga keberadaan IMM dengan struktur organisasi yang dirasa kuat mampu melakukan hal tersebut.

"Semua organisasi mahasiswa sudah sepakat, begitu juga dari IMM. Nanti setelah aksi damai di kantor DPRD nanti, di waktu lain akan kita lanjutkan dengan melakukan audiensi bersama bupati," katanya.

Bahriannor juga menambahkan, nantinya kawan-kawan IMM diminta untuk menyampaikan hasil kajiannya, bagian mana yang perlu di perbaiki dan bagian mana yang perlu ditingkatkan.

"Kita sejak awal komitmen mengawal program kerja Edy-Taty, khususnya melalui cara-cara pemuda yang kritis dan berorientasi pada kemajuan pembangunan," tukasnya.[manan]


TAG