Tewaskan Satu Orang, Ini Dugaan Penyebab Kecelakan Maut Bereng Rambang

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Kecelakaan yang merenggut satu nyawa di Desa Bereng Rambang, Kecamatan Kahayan Tengah (Bukit Rawi), Kabupaten Pulang Pisau, diduga akibat pengendara motor melajukan kendaraan dengan kencang hingga melebar ke arah kanan jalan.

Akibatnya, dua orang pengendara mengalami kecelakaan mengenaskan. Satu tewas di tempat dan satunya lagi mengalami luka cukup berat.

Korban meninggal dunia atas nama Arifin (22) warga Desa Jabiren, RT 02 yang sebelumnya dibonceng rekannya bernama Widodo (20) di ruas jalan Palangka Raya - Kuala Kurun.

Kapolres Pulang Pisau, AKBP Dedy Sumarsono, SIK, MH melalui Kasat Lantas, Iptu Suprianto menerangkan kronologis kejadian saat itu, sebuah sepeda motor Yamaha Jupiter MX warna hitam dengan Nopol KH 2243 JF yang dikendarai Widodo dengan kencang dari arah Palangkaraya menuju Kuala Kurun.

Pada saat di tempat kejadian (tikungan) karena kecepatan tinggi, sepeda motor tersebut melebar ke jalur sebelah kanan arah kanan jalan, lalu tiba-tiba dari arah berlawanan (Kuala Kurun menuju Palangka Raya) datang Mobil Truck Tangki Hino warna hijau dengan Nopol KH 8293 LN yang dikemudikan Dwi Asrofi Ibnu Rowi pemuda 24 tahun warga Jalan Hiu Putih XIX No 13, RT 06, RW 10 Kelurahan Bukit Tunggal Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.

Sehingga akibat benturan dari tabrakan berlawanan arah tersebut menyebabkan kedua korban mengalami kecelakaan.

"Pengendara sepeda motor atas nama Widodo mengalami luka-luka dan penumpang sepeda motor Arifin meninggal dunia di lokasi kecelakaan," ucap Iptu Suprianto kepada awak media, Sabtu (27/10/2018).

Dari kejadian ini, Suprianto kembali mengingatkan kepada seluruh pengguna jalan agar terus berhati-hati dan jangan memacu kecepatan diluar batas kecepatan normal.

"Apalagi kalau kondisi jalan sedang tidak stabil, misal rusak, bergelombang maupun dalam keadaan licin bekas hujan," tukasnya.
Sementara dari kejadian ini tindakan yang telah di ambil pihaknya mendatangi TKP,  mengamankan tersangka, mencatat saksi, mengevakuasi korban, olah TKP, mengamankan BB dan melakukan penyelidikan dan penyidikan selanjutnya.[manan]


TAG