Tahun 2019, PSK dan Mantan PSK Harus Beralih Profesi?

Print Friendly and PDF


PALANGKA RAYA - Pemerintah Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), targetkan tahun 2019 mendatang, Kota Cantik bebas dari Pekerja Seks Komersial (PSK) dan eks PSK.

Pemerintah pusat telah menargetkan bahwa pada tahun 2019, semua daerah di Indonesia harus bebas dari lokalisasi, salah satu daerah sasaran yang akan menuntaskan target pemerintah pusat tersebut, adalah Kota Palangka Raya.

Ditemui KabarKalteng di Kantornya, Selasa (16/10/2018), Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palangka Raya, Ahmad Fauliansyah mengatakan, untuk menuntaskan program 2019 bebas lokalisasi, maka pihaknya sejak dini sudah melakukan pendekatan dan sosialisasi terhadap kantong-kantong lokalisasi, seperti halnya lokalisasi di Km.12, Jalan Tjilik Riwut, Kota Palangka Raya.

Hal ini, dikatakan oleh Fauliansyah, sejalan dengan program pemerintah, para warga yang bekerja di lokalisasi, terutama mereka yang menjalani profesinya sebagai PSK, diharapkan bisa memilih pekerjaan atau merubah profesinya kearah yang dapat merubah pola hidup agar lebih baik

"Pihak Dinsos Palangka Raya sudah beberapa kali melakukan pertemuan dengan pengelola lokalisasi Km 12, guna membahas rencana penutupan lokalisasi sejalan dengan aturan pemerintah. Dalam pertemuan ini kami sisipkan harapan agar para PSK yang ada bisa beralih profesi," bebernya.

Untuk mencapai target tersebut, Dinsos kota sejauh ini terus berupaya membantu para PSK, diantaranya memberikan pelatihan dan pembekalan bagi para PSK, sehingga ketika penutupan lokalisasi dilakukan, para penghuni lokalisasi itu jauh telah bersiap diri dan  memiliki keterampilan, agar bisa melangsungkan hidup dengan beralih profesi yang lebih baik.

"Kedepan Dinsos kota ingin melakukan kerja sama dengan SOPD lainnya yang ada di lngkup Pemkot Palangka Raya, agar bisa turut serta membantu memberikan kegiatan pelatihan bagi warga penghuni lokalisasi. Ini semua demi terwujudnya program pemerintah secara terpusat," tutupnya.[abimanyu]


TAG