Survei Potensi, Duta Pemerintah Kunjungi Perajin Rotan Mengkatip

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Perajin anyaman rotan dan perajin mandau senjata khas suku dayak yang ada di Kelurahan Mengkatip Kecamatan Dusun Hilir, Barito Selatan (Barsel), ternyata mendapat perhatian dari pihak-pihak terkait.

Para perajin khas daerah tersebut mendapat kunjungan dari Universitas Palangka Raya (UPR) dan Universitas Muhamadiyah Palangka Raya (UMP) yang bekerjasama dengan Disperdagkop dan Bapeda Barsel, Jumat (5/10/2018).

Dr Ir Hj Masliani MP, salah satu perwakilan dari UPR menuturkan, adapun maksud dan tujuan mereka adalah untuk survei melihat potensi kerajinan anyaman rotan yang ada di kelurahan Mengkatip sebagai masukan untuk rencana pembangunan dan pengembangan industri di Barsel.

"Pembangunan industri bisa berjalan secara optimal karena di dalamnya ada prioritas pembangunan, sebagai salah satu syarat penarikan DAK (Dana Alokasi Khusus), dan kerjasama antara UPR dan UMP, Disperdagkop dan Bapeda," papar dosen ini.

Sementara ketua kelompok pengrajin anyaman rotan Karya Bersama kelurahan Mengkatip, Normawati S.PdI menyampaikan, mengingat selama ini pihaknya hanya menggunakan alat seadanya. Itu pun masih manual dan juga dengan modal pribadi yang juga sangat minim.

Normawati menambahkan, semoga dengan adanya pertemuan ini bisa membantu pihaknya ke depan untuk mendapatkan permodalan. Karena selama ini masih belum pernah menerima bantuan apapun dari Pemerintah.

"Semoga pemerintah daerah bisa membantu kami untuk pembelian bahan baku, pemasaran, mesin cangklong dan mesin singer sebagai alat vital dalam proses pembuatan tas kombinasi rotan dan kulit sintetis, serta bantuan permodalan," harapnya sembari mengakhiri.[ali/kenedy]


TAG