Sejak Diresmikan, Cabjari Palingkau Lakukan Diversi Anak

Print Friendly and PDF


KUALA KAPUAS - Terobosan baru dilakukan Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Palingkau. Untuk kali pertama  korps Adhyaksa di lingkungan Kejari Kapuas ini melakukan diversi anak.

Martino AD Pardamean, SH, MH Kepala Cabjari Palingkau, Selasa (2/10/2018) mengatakan, sejak berdiri Cabjari Palingkau, ini merupakan diversi pertama dilakukan Cabjari yang mempunyai tiga wilayah kerja mencakup Kecamatan Kapuas Murung, Dadahup dan Pulau Petak.

"Diversi anak, terhadap anak berhadapan dengan hukum Hadi Rusadi bin Pahmi," kata Martino melalui sambungan seluler.

Keberhasilan diversi anak ini, lanjut Kacabjari, telah didukung dengan penetapan Pengadilan Negeri Kapuas.

"Ini juga sekaligus pemanfaatan pertama kalinya ruang diversi anak, sejak diresmikan Kajari pada Juli lalu," imbuh Martino.

Ruang diversi tersebut, lanjut Martino, bermanfaat dalam menunjang kinerja Cabjari Palingkau, dalam memberikan pelayanan hukum terhadap masyarakat di wilayah tersebut.

Lebih jauh Martino mengatakan, diversi merupakan tindakan persuasif, atau memberikan kesempatan kepada anak yang sedang berhadapan dengan hukum untuk memperbaiki kesalahannya.

"Dalam pelaksanaannya tetap mempertimbangkan rasa keadilan sebagai prioritas utama," jelas Martino.

Di samping itu, lanjut dia, juga memberikan kesempatan untuk menempuh jalur non pidana, seperti ganti rugi, kerja sosial atau pengawasan orang tua.

"Langkah pengalihan dibuat untuk menghindarkan anak dari tindakan hukum, bertujuan mencegah pengaruh negatif dari tindakan hukum berikutnya yang bisa menimbulkan stigmatisasi terhadap anak," tutur Martino.

Melalui mekanisme diversi terhadap anak, menurutnya justru akan menghindarkan anak dari terjadinya kontak antara anak dengan aparat penagak hukum.[zulkifli]


TAG