Punya Peran Strategis, Polda Kalteng Gelar Seminar dengan Insan Pers 

Print Friendly and PDF


PALANGKA RAYA - Perang terhadap hoax gencar dilakukan kepolisian. Tak terkecuali dengan Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng). Sebagai langkah antisipasi penyebaran hoax, Polda Kalteng menggelar seminar bijak bermedia sosial (medsos), Kamis (4/10/2018).

Seminar sehari ini dibuka Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Drs Rikwanto di Aula Ditlantas Polda Kalteng, Kamis (4/10/2018) pagi.

Pada kesempatan ini, Rikwanto menyampaikan, seminar bijak bermedsos ini terselenggara atas kerjasama dengan insan pers yang ada di Kalteng dan sekitarnya. Ini penting, mengingat media memiliki peran penting dan strategis dalam menyampaikan informasi pada publik.

“Karena pers merupakan kepanjangan tangan dari indra polisi. Di manapun mereka berada, kita mendapatkan informasi yang merupakan masukan baik dari tugas kepolisian,” ucap orang nomor dua di Polda Kalteng ini.

Menurut Rikwanto, insan pers sebagai penerang bagi masyarakat. Insan pers mampu membuat seseorang melakukan kegiatan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, untuk kemudian diekspos pada media yang ada.

“Polda Kalteng memandang perlu membangun komunikasi berkelanjutan dengan media pers. Dalam kaitannya sama-sama menjaga dan mengembangkan tugas-tugas yang telah dikembangkan,” jelasnya.

Kabidhumas Polda Kalteng, AKBP Hendra Rochmawan menambahkan, kegiatan ini merupakan salah satu kiat-kiat membangun hubungan, sehingga kemitraan dengan insan pers tetap berjalan dengan baik.

“Tentunya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2018 tentang keterbukaan informasi publik,” tutup Hendra.

Sementara itu, Direksi PT Fideral Internasional Finance (FIF), Margono mengaku sangat mendukung kegiatan seminar ini. Apalagi perusahaan pembiyaan ini mengklaim sudah lama bekerjasama dengan kepolisian maupun pers.

"Menghasilkan yang positif, sehingga semua menjadi sumbangsih kepada masyarakat,” katanya.[deni/abimanyu]


TAG