Kwarcab Pramuka Kapuas Gelar JOTA JOTI

Print Friendly and PDF


KUALA KAPUAS - Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kapuas sebagai Station 1503 Kapuas YC7ZQC sejak (19/10) sore gelar Jamboree On The Air (JOTA) ke-61 dan Jamboree On The Internet (JOTI) ke 22 tahun 2018 dan berakhir Minggu (21/10/2018) sore.

Kegiatan yang dipusatkan di Sanggar Pramuka Kapuas itu diikuti sebanyak 120 Pramuka Penggalang dan Penegak sebagai Panitia dan Peserta.

Selama tiga hari mereka diatur panitia dalam empat sesi; pagi, siang, sore dan malam untuk berkomunikasi melalui Radio Amatir atau chating menggunakan canal International Relay Chat (IRC) ke hampir seluruh Kwarda dan sebagian Kwarcab se Indonesia.

Atas dukungan Bapak Bupati Kapuas melalui Dinas Kominfo Kapuas, Orari Daerah Kalteng oleh Rus Suparsono YB70V, Candra Hadijatmika YB7PSW (Penanggungjawab) dan Daniel Bitak YG7RKK (Pendamping) serta sejumlah pemilik pesawat radio amatir, sehingga peserta dapat berkomunikasi dengan Scouting Rusia, Singapura, Portugal, Inggris dan Pengakap Malasyia.

;Mereka juga melakukan chatting gunakan internet yang disediakan Panitia kepada sesama Pramuka Indonesia maupun Scouting se Dunia. Seluruh peserta mendapat TISKA (Tanda Ikut Serta Kegiatan) dari Kwartir Nasional Gerakan Pramuka,” beber H Suwarno Muriyat Minggu (21/10/2018) siang di sela persiapan penutupan kegiatan yang dipusatkan di Sanggar Pramuka Kapuas.

Sebelumnya, saat membuka kegiatan ini tiga hari lalu Sekretaris Kwarcab Gerakan Pramuka Kapuas H Suwarno Muriyat menyatakan pentingnya menggunakan tekhnologi informatika secara arif dan bijaksana untuk peningkatan taraf hidup.

“JOTA dan JOTI dilaksanakan agar terjadi silaturahmi dan komunikasi antar sesama Pramuka/Scouting tanpa batas waktu dan ruang karena menggunakan jaringan radio dan internet. Harus kita manfaatkan media ini untuk menambah persahatan, informasi kepramukaan maupun media saling tukar ilmu, pengetahuan dan ketrampilan,” ucap H Suwarno.

H Suwarno yang juga Plt.Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kapuas kedepan menyatakan tekadnya untuk mensupport kegiatan ini sehingga Pramuka Penggalang dan Penegak se Kwarcab Kapuas dapat mengikuti JOTA JOTI dari Pangkalan Gugusdepan maupun Satuan Karya karena Pemerintah telah memberlakukan  Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik.

Presiden telah mengeluarkan Perpres 95 tahun 2018 tentang Sistem pemerintahan Berbasis Elektroknik (SPBE) untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan modern karena semua pelayanan birokrasis digitalisasi.

"Anggota Pramuka sebagai kader pemimpin dan pembangunan bangsa harus dibekali sejak dini sehingga pada saat mereka telah mengabdikan dirinya kepada masyarakat akan menjalankan tugasnya secara optimal,” pungkas H Suwarno.[angga]


TAG