Kelompok Cipayung Gelar Aksi Damai Anti Intoleransi

Print Friendly and PDF


PALANGKA RAYA - Anggota kelompok Cipayung Kota Palangka Raya diantaranya GMNI, GMKI, KHDI dan PMKRI melakukan aksi damai menolak intoleransi antar umat beragama di Negara Kesatuan Republik Indonesia agar tercapainya nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, Kamis (04/10/2018).

Aksi tersebut dilakukan karena beberapa tahun terakhir ini terasa adanya penurunan nilai persatuan dalam hubungan antar masyarakat di Indonesia yang notabene memiliki ras, suku dan agama yang berbeda. Penurunan nilai tersebut diakibatkan adanya perbedaan pandangan politik dengan mengatasnamakan ras, suku dan agama tertentu.

"Ini terbukti maraknya kasus pembenturan agama pada tujuan politik tertentu sehingga menjauhkan pada nilai Pancasila, sebagai contoh pembakaran vihara dan klenteng di Tanjungpinang, perusakan masjid di Tolikara, dan penyegelan gereja di beberapa wilayah," ungkap Arifudin, Ketua Cabang GMNI Palangka Raya.

Tujuan aksi tersebut sebagai bentuk penolakan terhadap intoleransi antar umat beragama karena tidak sesuai dengan falsafah kehidupan, tindakan penyegelan rumah ibadah yang dilakukan Pemerintah Kota Jambi karena bertentangan dengan konstitusi yaitu pasal 28 E UUD.

FKUB diharapkan menjadi garda terdepan dalam meningkatkan toleransi antar umat beragama dalam masyarakat di Indonesia serta mengedepankan nilai-nilai Pancasila  dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.[farizal]


TAG