Johansyah: Bantuan Bibit Buahan Jangan Dibagikan Dulu, Kok Bisa...!

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Penyaluran bantuan bibit pohon buah-buahan untuk Kecamatan Kahayan Hilir (Kahlir) oleh BPDASHL Kahayan, Kalimantan Tengah (Kalteng) diharapkan untuk tidak dibagikan dulu, mengingat saat ini masih musim kemarau seperti ini. Itu lantaran dinilai berisiko kalau penerima bibit tidak telaten dalam merawatnya.

Hal tersebut dikatakan Anggota Dewan Pulang Pisau, H Johansyah, dengan pertimbangan intensitas curah hujan saat ini sangat kurang, Jumat (5/10/2018) kepada awak media.

Ia mengatakan perawatan dimaksud adalah dalam hal menempatkan bibit tersebut harus pada tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung, seperti di bawah pohon atau membuat atap pelindung serta harus melakukan penyiraman pagi hari dan sore hari.

"Mestinya pihak penyalur bisa menunda penyalurannya sampai deng curah hujan normal atau saat-saat masuk musim kemarau, sehingga resiko kematian bibit tersebut bisa ditekan," tuturnya.

Selanjutnya, Johansyah meminta kepada pihak terkait supaya bisa terus memantau bibit bantuan tersebut dan tidak menganjurkan kepada penerima  untuk menanam bibit itu sampai dengan curah hujan sudah normal.

"Misalnya nanti sudah terlanjur terbagi dengan para kelompok tani, caranya penerima bibit tersebut harus memelihara seperti membuat naungan dan melakukan penyiran secara rutin pagi dan sore hari agar bibit tidak cepat mati akibat masih musim kemarau ini," pungkasnya.

Ia juga berharap bantuan bibit tersebut nantinyaya dapat tumbuh dengan baik sampai berproduksi sehingga beberapa tahun kedepannya Pulang Pisau bisa menjadi kawasan penghasil buah-buahan.

"Pada intinya kita selalu mensupport hal semacam ini demi kebaikan kita dan kemajuan Kabupaten yang sama-sama kita cinta ini," tukasnya. [manan]


TAG