IAIN Palangka Raya Diminta Membangun Desa

Print Friendly and PDF


PALANGKA RAYA - Salah satu tugas pokok perguruan tinggi adalah melakukan pengabdian kepada masyarakat, baik oleh dosen maupun mahasiswa.

Mahasiswa yang melakukan pengabdian kepada masyarakat lebih dikenal dengan Kuliah Kerja Nyata (KKN), bahkan bagi mahasiswa KKN ini adalah sebagai syarat untuk menjadi sarjana.

"Untuk kedepan pelaksanaan KKN ini lebih ditingkatkan, setidaknya dapat membantu pemerintah dalam membangun desa. Ketentuan ini tercetus dari pertemuan Kepala Pusat pengabdian Masyarakat se Indonesia yang dilaksanakan di UIN Malang selama tiga hari," kata Abdul Khair SH MH salah satu Dosen IAIN Palangka Raya, Rabu (10/10/2018).

Abdul Khair yang mewakili IAIN Palangka Raya dalam pertemuan itu menyampaikan ide, bahwa mahasiswa KKN yang diterjunkan ke desa-desa perlu dibekali tidak saja pengetahuan agama tapi juga perlu dibekali keterampilan terutama dalam bidang ekonomi, kesehatan, lingkungan hidup dan lainnya.

Demikian juga dengan peserta lain yang menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN harus bekerjasama dengan berbagai pihak. Bahkan tidak sedikit perguruan tinggi dalam melaksanakan KKN bekerjasama dengan perusahaan terutama untuk mengentaskan kemiskinan di pedesaan.

Abdul Khair yang juga menjabat sebagai Kepala Pusat Pengabdian Masyarakat IAIN Palangka Raya ini melanjutkan, tantangan di tahun 2019 nanti adalah ada satu perusahaan PT Kendal Agro Atsiri yang berkantor di Yogyakarta siap bekerjasama dengan IAIN Palangka Raya terutama dengan kegiatan KKN.

Perusahaan ini siap membeli hasil alam berupa serai, sehingga mereka meminta mahasiswa KKN yang diterjunkan di desa mengajak masyarakat menanam serai, jika di suatu desa sampai lima hektar kebun serai mereka siap untuk menempatkan mesin.

"Tantangan ini cukup menarik karena saat ini Kalimantan Tengah masih banyak lahan kosong dan tanahnya cocok untuk ditanami serai," ujarnya dengan nada semangat.

Sementara itu, Khafidz Nasrullah, pimpinan PT Kendal Agro Atsiri memaparkan, saat ini mereka kewalahan memenuhi permintaan pasar yaitu lima kontiner setiap bulannya.

"Akankah mimpi ini terwujud, mahasiswa KKN IAIN Palangka Raya punya peluang besar untuk membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan dalam wadah Universitas Membangun Desa. Semoga," harapnya.[kenedy]


TAG