Hadapi Pemilu Serentak 2019, Polda Kalteng Gandeng Pers Cegah Informasi Hoaks

Print Friendly and PDF


PALANGKA RAYA - Menciptakan suasana kondusif menjelang dan pada saat pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden dan Wakil Presiden  serentak Tahun 2019, Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kalimantan Tengah, mengajak pelaku media untuk memberikan informasi yang akurat dan benar kepada masyarakat.

Semakin maraknya peredaran informasi tidak benar (hoaks) di media-media sosial akhir-akhir ini, membuat resah masyarakat, apalagi saat semakin mendekatinya Pemilu serentak Tahun 2019.

Semua media, baik elektronik, cetak, bahkan yang utama online, memiliki peranan penting dalam pencegahan terhadap penyebaran berita-berita bodong tersebut. Dengan peran serta media dalam penyuguhan berita-berita akurat dan benar, diharapkan mampu menangkal maraknya penyebaran berita dan isu-isu hoaks.

Dalam sambutannya dalam kegiatan Seminar Bijak Bermedia Sosial dan Antisipasi Hoax, yang diselenggarakan di Aula Ditlantas Polda Kalteng, Kamis (4/10/2018), Wakapolda Kalteng, Brigjen Pol Drs Rikwanto SH M.Hum, menyatakan bahwa untuk mengantisipasi penyebaran berita hoaks, peran aktif media sangatlah dibutuhkan.

Selain itu, diakui oleh Rikwanto lagi, Kepolisian dan media merupakan satu kesatuan yang sulit dipisahkan, pasalnya dengan keberadaan media pemberitaanlah, informasi penting bisa diperoleh oleh Kepolisian demi kepentingan menjaga kondusifitas Kamtibmas dan penegakkan hukum bagi setiap pelanggaran yang terjadi.

Ada tiga hal penting menyangkut pers yang menjadi sorotan orang nomor dua di jajaran Polda Bumi Tambung Bungai ini, yakni pers sebagai perpanjangan  tangan Kepolisian, pers merupakan sebuah wadah publik kontrol terhadap kinerja pemerintah dan pembangunan, dan yang terakhir adalah pers juga berperan sebagai penerang bagi masyarakat dalam kehidupan. berbangsa dan bernegara.

"Seperti kita ketahui bersama, media atau pers memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan informasi yang strategis kepada publik, terutama bagi Kepolisian, dimanapun berada informasi yang mereka sampaikan selalu berguna bagi Kepolisian," ucapnya.

Sebab hal itulah, Rikwanto mengungkapkan pandangan, bahwa sangat perlu bagi Kepolisian untuk membangun kerjasama dan komunikasi yang baik terhadap pelaku jurnalistik.

"Demikian pentingnya peran pers, sehingga Polda Kalteng memandang perlu membangun komunikasi yang berkelanjutan dengan media pers, dalam kaitan sama-sama menjalakan tugas-tugas masing-masing, sesuai UU Nomor 14 Tahun 2018 Tentang keterbukaan informasi publik," sebutnya.

Keseriusan Polisi, dalam melaksanakan tugas penanganan menjelang Pileg dan Pilpres serentak 2019, juga tidak luput dari perhatian insan pers. Untuk itu, perwira tinggi Polisi berpangkat satu bintang ini, sebagai salah satu alasan Kepolisian menggandeng insan pers untuk bersama-sama menjaga kondusifitas Kamtibmas jelang pesta demokrasi terbesar di Indonesia tersebut.

"Kepolisian dalam hal ini, sudah melakukan upaya-upaya pengamanan dan pengawalan terhadap proses Pileg dan Pilpres. Pers sebagai mitra Kepolisian, diharapkan ikut memberikan penjelasan dan penerangan kepada masyarakat, sehingga masyarakat mendapatkan pencerahan dan situasi kondisi dapat dijaga kondusifitasnya, dan tidak termakan isu hoaks ataupun hate speach," pinta Rikwanto.[tampetu]


TAG