Gelar Musyawarah, Desa dan Perusahaan Sepakati Empat Poin Perjanjian

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Desa Sei Hambawang, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau menggelar Musyawarah Desa yang berlangsung di Aula Balai Desa setempat pada Senin (1/10/2018).

Musyawarah desa dimaksudkan sebagai wadah penyampaian aspirasi masyarakat desa terhadap pihak perusahaan yang beroperasi di Desa Hambawang terkait sejumlah polemik yang ada di desa tersebut.

"Musyawarah ini salah satu upaya masyarakat desa beserta aparatur desa setempat untuk penegasan batas tanah adat di Desa Hambawang ini agar dapat disepakati bersama. Artinya agar tidak ada perusahan yang memanfaatkan lahan atau tanah adat untuk kepentingan perusahaan saja tanpa memikirkan dampaknya kelangsungan hidup warga," ucap Kades Hambawang, H Ising melalui Sekdesnya, Rapani, S.Sos,I mengabarakan kepada wartawan media ini, Kamis (4/10/2018) via WhatsApp pribadinya.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Hambawang tersebut selain dhadiri Kepala Desa dan BPD desa setempat juga dihadiri oleh sejumlah TNI/Polri dan pengurus Dayak Misik Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) diantaranya Drs Dagut H Djunas, SH, MT sebagai narasumber dan sekaligus sebagai pimpinan rapat bersama rekannya Sabran Achmad  pada pertemuan tersebut.

"Pertemuan ini tentunya sangat penting. Karena untuk menjaga dan mengetahui batas hutan desa, agar jangan sampai ada perambahan yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab," pungkasnya.

Ia menambahkan, musyawarah desa ini juga atas kesepakatan seluruh elemen masyarakat desa guna memperjuangkan  batas hutan desa yang sampai saat ini masih belum ada kejelasan terkait batasannya.

Dengan adanya muayawarah ini, pihaknya berharap agar kedepannya jangan sampai ada lagi polemik yang terjadi di desa yang sama-sama kita cintai ini. "Kami juga berharap kepada pemerintah kabupaten maupun kecamatan agar dapat selalu menjalin koordinasi yang baik, dengan harapan desa Hambawang ini tidak ada lagi kedepannya cerita keluh-kesah," ungkapnya.

Sementara dari hasil kesepakatan yang dimuat dalam berita acara musyawarah Desa Hambawang dan pihak PBS PT  Berkah Alam Fajar Mas (BAFM) sedikitnya ada 4 point penting dalam kesepakatan tersebut sebagai berikut.

Pertama Adanya Kesepakatan antara Kelompok Tani Dayak Misik Desa Sei Hambawang dengan PT
Berkah Alam Fajar Mas (BAFM) terkait kesepakatan kerjasama pengelolaan lahan kelampok Tani Dayak misik Desa Sei Hambawang.

Kedua, masyarakat menginginkan adanya kerjasama dangan perusahaan melalui Lahan Kelompok
Tani Dayak Misik Desa Sei Hambawang yang berdasarkan pemeriksaaan lapangan terletak di Desa Sai Hambawang, Kecamatan Sebangau Kuala Kabupaten Pulang Pisau,

Ketiga, perusahaan bersedia bekerja sama asalkan lokasi lahan Dayak Misik Desa Sei Hambawang, lokasi yang sekarang diklaim oleh kelompok tani melainkan lokasi baru, karena lokasi lahan Dayak Misik Desa Sei Hambawang yang sekarang, diklaim oleh perusahaan sebagai hak milik mereka dan,

Keempat, kesepakatan antara Kelompok Tani Dayak Misik Desa Sei Hambawang dengan perusahaan untuk mematok lahan yang sudah dipetakan sebagai lahan adat.

"Dari keempat poin kesepatan itu telah di saksikan oleh pihak Dayak Misik, Desa, BPD, Perusahaan dan masyarakat Desa Hambawang yang dibuat dengan
sebenar-benarnya dan dapat dijadikan sebagai bahan selanjutnya sebagai dasar  apabila dalam kesepakatan ini kedua belah pihak melanggarnya," pungkas Pani.[manan]


TAG