Dua Bandar Sabu plus Satu Kurir Dibekuk Polisi

Print Friendly and PDF


PALANGKA RAYA - Lagi-lagi para budak Narkoba berhasil diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Palangka Raya, karena kedapatan membawa dan melakukan transaksi Narkoba, Selasa (9/10/2018).

Kali ini ada tiga orang tersangka yang berhasil diamankan oleh jajaran Polres Kota Cantik, yakni RE (30) dan YI yang merupakan diduga pengedar sekaligus pemakai barang haram jenis sabu, serta satu orang lainnya yakni IM, yang turut terseret sebagai tersangka karena perbuatannya mengantarkan tersangka RE saat melakukan transaksi narkoba dengan YI.

Dalam pers rilisnya, Kapolres Kota Palangka Raya, AKBP Timbul RK Siregar SIK MSi, membeberkan bahwa penangkapan pertama kali dilakukan oleh Satresnarkoba, adalah terhadap tersangka RE di depan trafic light Jalan Dipenogoro, Kawasan Bundaran Kecil, Kota Palangka Raya, Selasa (9/10/2018).

"Penangkapan terhadap RE ini dilakukan berdasarkan informasi yang kami perohleh dari masyarakat, yakni adanya transaksi narkoba di Hotel Melati, Selasa (9/10/2018. Dari tangan pelaku RE, kami berhasil menyita barang bukti dua paket butiran kristal yang diduga sabu, satu buah HP dan uang tunai sebesar Rp50.000," beber Timbul.

Kemudian, dari tersangka RE ini diketahui bahwa ada nama lainnya, yakni YI, yang merupakan seorang warga Jalan Rindang Banua, Kota Palangka Raya, yang bertugas memasok barang haram tersebut kepada RE.

Bermodalkan keterangan tersangka RE, tersangka kedua yakni YI kemudian berhasil dibekuk oleh petugas di Hotel Melati, di Jalan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Selasa (9/10/2018).

"Dari tangan tersangka YI ini, kami menyita barang bukti dua paket sabu dan sebuah sepeda motor yang digunakan untuk mengantar tersangka ketempat lokasi transaksi," cerita Timbul.

YI sendiri, dibekuk oleh petugas bersama-sama dengan seorang pria rekannya, yakni IM, yang berperan mengantarkan YI dalam melakukan transaksi narkoba dengan RE.

"IM ini kita tangkap karena bertugas mengantar YI saat melakukan transaksi narkoba jenis sabu dengan RE. Menurut pengakuan IM dia mau mengantarkan YI melakukan aksinya, dikarenakan dijanjikan akan menerima upah berupa Bir dan obat terlarang jenis Zenith," ungkapkan perwira Polisi berpangkat dua melati ini.

Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, ketiganya kini mendekam di sel Mapolres Kota Palangka Raya, untuk diproses lebih lanjut.

"Ketiganya kami sangkakan dengan Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman 12 tahun penjara," tutup Timbul.[abimanyu]


TAG