Dirujuk ke Jakarta, Orangtua Bayi Jantung Bocor Ucapkan Syukur


PULANG PISAU - Rachel Prillia, bayi berumur 5 bulan yang telah divonis dokter penderita jantung bocor, dikabarkan telah dirujuk ke Rumah Sakit Doris Sylvanus, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) pada Kamis (4/10/2018) sore sekitar pukul 14.30 WIB.

Selanjutnya, bayi pasangan dari Slamet Riady dan Sulastri Warga Desa Porwodadi, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau itu akan dirujuk ke Rumah Sakit Harapan Kita di Jakarta yang dikenal sebagai rumah sakit khusus  penderita penyakit jantung.

Rachel yang diketahui mulai mengidap penyakit jantung bocor sejak usia 2 bulan itu sampai hari ini terus berjuang untuk melawan penyakitnya.

Berkat bantuan dari berbagai pihak, akhirnya bayi dengan jenis kelamin perempuan itu terkabul untuk menjalani operasi di luar kota.

Orangtua Rachel tak hentinya berharap dan meminta doa kepada masyarakat guna kesembuhan anak semata wayangnya itu.

"Saya sangat berterimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu kelancaran pengobatan anak kami, khususnya kepada pihak inisiasi KNPI Pulpis, Sahabat Relawan Tanpa Batas, baik yang tergabung di Wilayah Pulpis dan Kuala Kapuas dan pemerintah kabupaten setempat serta pihak terkait lainnya yang tak dapat saya sebutkan satu persatu dana memberikan solusi dan bantuannya kepada keluarga kecil kami," ucap ayah Rachel, Slamet menyampaikan, Jumat (5/10/2018).

Slamet sedikit bercerita tentang kondisinya saat ini. Di sela kesedihannya melihat keadaan anaknya, Slamet tengah merasa gembira yang luar biasa mengingat anak kesayangan telah mendapat perhatian orang banyak.

Seandainya Rachel mampu bicara mungkin banyak yang akan disampaikannya kepada pihak-pihak yang selama ini telah membantu untuk kesembuhannya.

Namun yang pastinya, saya pribadi tidak sampai terfikirkan untuk dapat melangsungkan pengobatan Rachel ke Jakarta, karena dengan segala keterbatasan dan segala kekurangan finansial sebagai buruh serabutan tentunya tidak ada fikiran sampai sejauh ini dapat melangsungkan pengobatan Rachel.

"Jujur, disisi lain saya sangat sedih melihat kondisi anak saya ini, namun disisi lainnya saya juga sangat bahagia sekali karena Rachel sudah ada jaminan untuk melangsungkan pengobatan yang lebih intensif lagi. Kalau bukan karena bantuan dari orang-orang yang dermawan dan pemerintah setempat dalam kelancaran pengobatan ini saya pastikan kami tidak akan mampu. Kita sangat bersyulur, hanya Tuhan yang dapat membalaskan atas segala kebaikan seluruh pihak untuk kesembuhan anak saya," tuturnya.

Sementara, dari informasi yang berhasil dihimpun wartawan media ini, sebelum bayi Rachel Prillia dirujuk ke RS Harapan Kita di Jakarta, untuk sementara masih dirawat di RS Doris Sylvanus, Palangka Raya.

"Nantinya perawat Doris yang akan mendampingi Rachel ke RS Harapan Kita di Jakarta, karena pihak Doris yang berpengalaman untuk mendampingi penderita jantung bocor ini," ucap salah satu anggota Relawan Peduli Rachel asal Pulpis, Ainun kepada media ini.[manan]

TAG