Delapan Kampung KB Dicanangkan di Barut

Print Friendly and PDF


MUARA TEWEH - Sebagai tindak lanjut surat edaran Menteri dalam negeri nomor 440/70/SJ tanggal 11 Januari 2016 tentang pencanangan dan pembentukan Kampung Keluarga Berencana (KB).

Bupati Barito Utara (Barut), H Nadalsyah mencanangkan kampung KB serentak tahun 2018 di Desa Liang Naga  Kecamata Teweh Baru.

Pencanangan delapan kampung KB meliputi Desa Liang Naga Kecamatan Teweh Baru,  Desa Muara Bakah  Kecamatan Lahei,  Kelurahan Tumpung Laung Dua Kecamatan Montallat, Desa Sangkorang Kecamatan Gunung Timang,  Desa Jaman Kecamatan Gunung Timang, Desa Tongka, Desa Buntok Baru Kecamatan Teweh Selatan, Desa Butong Kecamatan Teweh Selatan.

Nadalsyah pada saat menyampaikan sambutan mengatakan Kampung KB juga merupakan salah satu program revolusi mental berbasis keluarga untuk membangun karakter bangsa Indonesia, dengan adanya kampung KB, akan dapat memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat dibantaran sungai, wilayah kategori miskin, tertinggal, terpencil yang tersebar di Kabupaten Barut.

"Pelaksanaan program KB sekarang difokuskan pada masyarakat kurang mampu dan keterbatasan terhadap akses fasilitas kesehatan," ucapnya, Rabu (10/10/2018).

Sementara Sekretaris Daerah Ir H Jainal Abidin MAP sebagai ketua Panitia melaporkan kegiatan kampung KB sesuai dengan surat keputusan Bupati Barut nomor 188.45/257/2018 tanggal 11 Juli 2018 tentang penetapan lokasi kampung keluarga berencana di Kabupaten Barut tahun 2018.

"Biaya pelaksanaan pencanangan dan pembentukan kampung KB Se Kabupaten Barito Utara bersumber dari perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah dan sumber lainnya yang sifatnya tidak mengikat," ujarnya.

Kepala perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah Satyawati Kusumawijaya S.Psi dalam sambutannya yang dibacakan Kabid Adpin BKKBN Prov Kalteng Dison SH mengatakan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan rencana strategis BKKBN tahun 2015 - 2019 telah menetapkan enam sasaran strategis meliputi pertama menurunkan laju pertumbuhan penduduk dari 1,38 % tahun 2015 menjadi 1,21 % tahun 2019,
Kedua menurunkan angka kelahiran kasar/TFR dari 2,37% tahun 2015 menjadi 2,28% tahun 2019,
Ketiga meningkatnya kesertaan ber KB dari 65,2 % tahun 2015 menjadi 66 % tahun 2019,
Keempat menurunnya kebutuhan ber KB tidak terlayani dari 10,6 % tahun 2015 menjadi 9,91% tahun 2019,
Kelima menurunnya kelahiran pada usia remaja/ASFR dari 46/1000 perempuan tahun 2015 menjadi 38/1000 perempuan usia 15 - 19 tahun dan keenam
menurunnya persentase kehamilan yang tidak diinginkan dari 7,1% tahun 2015 menjadi 6,6% tahun 2019.

Kegiatan yang dilaksanakan di halamaman balai Desa di hadiri  Wakil Bupati Sugianto Panala Putra SH, Unsur FKPD, Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah dan ratusan penduduk setempat.

Acara di isi dengan pembacaan ikrar delapan kepala desa mendukungan Kampung KB, Pelayanan Kesehatan dan pelayanan KB gratis, perekaman KTP elektronik, pasar murah dari Bulog dan hiburan rakyat.[doni]


TAG