Catat..! Ini Larangan Kampanye Pemilu 2019 Versi Bawaslu

Print Friendly and PDF


KUALA KAPUAS - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kapuas, Kalteng, Iswahyudi Wibowo mengatakan, ada sejumlah larangan dalam kampanye pada Pemilu 2019, yang harus dipatuhi peserta Pemilu.

"Larangan dalam Kampanye sebagaimana dalam pasal 280 undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum," kata Iswahyudi, Selasa (16/10/2018) saat media gathering di Kantor Bawaslu, Jalan Seroja Kuala Kapuas.

"Pelaksana, peserta, dan tim kampanye Pemilu dilarang mempersoalkan dasar negara Pancasila, Undang-undang dasar 1945 dan bentuk Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata Iswahyudi.

Larangan lainnya, adalah melakukan kegiatan yang membahayakan keutuhan NKRI, menghina seseorang, agama, suku, ras golongan, calon dan atau peserta Pemilu yang lain.

"Larangan menghasut dan mengadu domba perseorangan ataupun masyarakat, dan dilarang mengganggu ketertiban umum," paparnya.

Pada ketentuan itu, sambungnya, dalam kampanye juga dilarang mengancam untuk melakukan kekerasan, maupun menganjurkannya, kepada orang atau kelompok dan atau peserta Pemilu.

Lagi, hal yang tidak dibolehlan dalam kampanye adalah merusak dan menghilangkan alat peraga kampanye (APK), dilarang menggunakan fasilitas pemerintah, tempat ibadah dan sarana pendidikan.

Larangan lainnya, membawa atau menggunakan tanda gambar dan atau atribut selain tanda gambar atau atribut peserta Pemilu yang bersangkutan.

"Juga dilarang menjanjikan atau memberikan uang atau meteri lainnya kepada peserta kampanye," ucap mantan Ketua Panwaslih ini.

Terkait larangan kampanye,  menurutnya ada sanksi yang berlaku mulai dari admistrasi hingga sanksi pidana.[zulkifli]


TAG