Bupati Ben Lepas Peserta BST SMKN 1 Maritim

Print Friendly and PDF


FOTO BERSAMA - Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas Ary Egahni Ben Bahat berfoto bersama dengan Taruna/Taruni SMKN 1 Maritim Kapuas Kuala yang akan mengikuti Basic Safety Training (BST) di Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Jawa Tengah.

KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kapuas Ary Egahni Ben Bahat SH melepas keberangkatan taruna/taruni SMKN 1 Maritim Kapuas Kuala ke Semarang Provinsi Jawa Tengah, Rabu (10/10) pagi.

Sebanyak 20 peserta akan mengikuti Basic Safety Training (BST) selama 26 hari untuk mendapatkan sertifikat dari Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang.

Acara pelepasan taruna/taruni di Rujab Bupati Kapuas tersebut dihadiri Kasat Polair Polres Kapuas, perwakilan dari Komandan Pos Angkatan Laut, Kepala Dinas Pendidikan beserta jajaran, Kepala Sekolah SMKN 1 Maritim Kapuas Kuala, dan Pengawas SMA/SMK Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng.

Bupati Kapuas menyampaikan rasa bangga kepada peserta yang akan melaksanakan pendidikan salah satunya mengikuti training di Semarang. Ia berharap kepada peserta didik agar melaksanakan dan mengikuti kegiatan dengan baik sehingga apa yang diajarkan menjadi bekal untuk bekerja atau untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Ini akan menjadi suatu pegangan atau bahan untuk ke depannya, karena kita bangga mempunyai yang namanya SMK Pelayaran yang ada di Kabupaten Kapuas. Ini sudah tentu harus kita perhatikan sama-sama,” ucapnya.

Ben mengungkapkan, untuk asrama sudah diusulkan ke Gubernur Kalteng secara langsung dan sudah direalisasikan pembangunannya tetapi masih kekurangan tempat tidur dan fasilitas lainnya. Untuk itu ia meminta ke dinas pendidikan untuk menghitung dan segera lakukan perubahan anggaran karena bersifat hibah.

“Begitu juga nanti tolong kita usulkan lagi asrama khusus untuk puteri, segera dibuat usulannya untuk saya tanda tangan suratya. Kita harus berusaha supaya mereka betul-betul menjalani pendidikan dengan satu tempat sehingga dapat berkonsentrasi untuk menuntut ilmu,” tuturnya.

Ia mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut, sambil menyampaikan pesan apabila ada hal-hal yang perlu dibantu oleh Pemerintah Daerah atau dibantu secara pribadi oleh Bupati nanti akan disampaikan kepada Gubernur langsung.

Lebih lanjut, ia mengatakan, mulai 2019 akan menggarap semua jalan yang ada di Tamban sampai tembus ke pesisir laut dan paling lambat selesai pada tahun 2020.

Begitu pula nantinya dari Kapuas ke Batanjung semua akan dikerjakan untuk menembus ke Pelabuhan Batanjung, karena Pelabuhan Batanjung merupakan pelabuhan yang sangat strategis dan akan membuka peluang bagi peserta didik, karena kapal-kapal akan banyak bersandar di Pelabuhan tersebut.

“Kalian harus semangat, kalian anak muda yang energik, harapan orang tua, harapan bangsa dan negara untuk dipersiapkan menjadi pemimpin di masa depan. Untuk itu harus tetap semangat dan pantang menyerah,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SMKN 1 Maritim Badransyah, S.Pd menjelaskan kegiatan akan dilaksanakan dari Tanggal 11 Oktober sampai 5 November 2018. Diklat bersifat gratis, yang ditanggung hanya perjalanan ke Semarang dan biaya penginapan.

Kemudian, ia mengungkapkan, tanggal 23 Oktober 2018 akan melaksanakan kembali MoU atau kerja sama dengan Politeknik Pelayaran Semarang.

“Jadi kegiatan ada tiga yaitu Diklat BST dan AFF, Buku Pelaut, dan penandatanganan MoU antara SMKN 1 Maritim Kapuas Kuala dan Politeknik Ilmu Pelayaran di Semarang,” jelasnya.[angga]


TAG