2018 Ini Dinkes Kapuas Temukan Sembilan Kasus Kusta

Print Friendly and PDF


KUALA KAPUAS - Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, sepanjang tahun 2018 ini telah menemukan sembilan kasus penyakit kusta. Jumlah itu terjadi penurunan jika dibandingkan pada 2017 yang ditemukan sebanyak 14 kasus untuk penderita kusta.

Kepala Dinas Kesehatan Kapuas, Apendi, SKM, MM melalui dr Tri Setya Utami, Selasa (16/10/2018) kepada KabarKalteng mengatakan, terbanyak ditemukan pada pada 2015 dengan 24 penderita. 2016 angka itu bisa ditekan hanya 19 penderita kusta di wilayah Kabupaten Kapuas.

Dari semua itu, dalam beberapa tahun terakhir semuanha telah diobati dan tertangani oleh petugas Puskesmas setempat. Jenis penyakit kusta tidak sama seperti demam berdarah (DBD), campak, rubella, maupun difteri.

"Penularannya sulit, lambat, tapi tetap harus diperhatikan, yang penting cepat ditemukan dini agar segera diobati," ungkapnya.

dr Try menjelaskan, jika terjadi serangan penyakit kusta tidak segera diobati dapat memimbulkan kecacatan.

Dampak lainnya, sambungnya, masalah psikologis penderita bisa saja dijauhi. Juga masih ada stigma saat ini bagi sebagian masyarakat yang tidak memahami akan mengucilkan penderita penyakit kusta.

"Masyarakat jangan sampai mengucilkan penderita kusta, siapa saja bisa terkena penyakit itu, kusta bukan penyakit kutukan," tutupnya.[zulkifli]


TAG