Waduh...!! Ketahuan Bikin dan Sebar Hoaks, Mahasiswi Ini Diamankan Polda Kalteng

Print Friendly and PDF


PALANGKA RAYA - Gara-gara membuat dan menyebarkan berita bohong (Hoaks), Hi (20) mahasiswi Universitas Palangka Raya (UNP) ini, dicyduk aparat Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kalimantan Tengah, Senin (17/9/2018).

Informasi ini, disampaikan oleh Kapolda Kalteng, Irjen Pol Drs Anang Revandoko, melalui Kadiv Humas Polda, AKBP Hendra Rochmawan, kepada awak media di Kantornya, Selasa (18/9/2018).

Dikatakan oleh Hendra, penangkapan terhadap Hi (20), merupakan pengembangan dari kasus viralnya sebuah postingan tentang pembegalan yang terjadi di Jalan Temanggung Tilung, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, beberapa hari belakangan ini.

"Setelah kami cek, ternyata kejadian itu (pembegalan) sudah lama dan bukan di Kalteng, untuk mencari tahu siapa yang pertama kali membuat dan menyebarkan postingan tersebut kami kemudian menelusurinya dan akhirnya kami dapatkan satu akun bernama Ilmi, yang pemiliknya adalah Hi ini," beber Hendra.

Dilanjutkan Hendra, setelah dimintai keterangan, meskipun sempat berbelit-belit, akhirnya Hi mengakui bahwa dirinya sengaja membuat postingan tersebut dikarenakan adanya masalah dalam internal keluarga.

Hal tersebut, yang juga dituangkan oleh pelaku dalam tulisan pengakuan dan permintaan maafnya kepada seluruh masyarakat Palangka Raya khususnya dan Kalteng pada umumnya.

"Postingan tersebut beredar pertama kali di grup Whatsapp, kami tanya dosen dan teman-temanya yang satu grup memang benar yang membagikan pertama kali adalah pelaku, dan dia waktu itu ketika ditanya oleh dosen dan temannya, menjawab dan meyakinkan bahwa kejadian tersebuy benar adanya, sehingga akhirnya anggota grup juga turut menyebarkan berita tersebut untuk mengingatkan kepada yang lain, akhirnya berita tersebut viral," cerita Hendra.

"Ketika ditanya pertama kali, bohong dia (pelaku), banyak kali bohongnya, bohong satu, bohong dua,  namun akhirnya ketahuan dan diapun mengakui juga perbuatannya," terang perwira Polisi berpangkat dua melati ini.

Sebelumnya, beberapa hari belakangan ini, terutama di wilayah Kalteng, telah beredar viral sebuah informasi bahwa telah terjadi aksi pembegalan terhadap seorang korban bernama Adi, di Jalan Temanggung Tilung, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya.

Akibat perbuatannya tersebut, gadis berhijab ini, terancam dikenakan UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).[tampetu/deni]



TAG