• Latest News

    Sabtu, 22 September 2018

    Terbaring di ICU, Bayi Lima Bulan Bocor Jantung Harapkan Uluran Tangan Dermawan


    PULANG PISAU - Rachel Srilia, bayi berusia lima bulan pasangan dari Slamet Riady dan Sulastri Warga Desa Porwodadi, Jalan Suka Jadi, RT 21/ RW 5, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau butuh uluran tangan para dermawan untuk kesembuhan penyakit yang diderita anak tunggalnya itu.

    Rachel telah didiagnosa mengidap penyakit kelainan yakni bocor jantung (VSD) yang membuat bayi tersebut sering mengalami sesak nafas berat. Selain itu juga di dalam kepala bayi tersebut ada semacam cairan yang membuat kepalanya membesar.

    Melihat kondisi bayinya itu, memaksa kedua orangtuanya harus berpikir dengan keras untuk mencari biaya demi kesembuhan anaknya tersebut.

    Sementara, bayi dari pasangan Slamet dan Sulastri itu nampak harus terus berjuang melawan penyakitnya. Terlebih berjuang bernafas dan menahan kepalanya yang sedikit semakin membesar akibat ada cairan didalam kepalanya.

    Slamet sebagai seorang ayah tentunya mengaku masih bingung kemana mesti mencari biaya guna kesembuhan anaknya tersebut. Mengingat saat ini dirinya hanya sebatas buruh serabutan. Besar harapannya kepada teman, sahabat, rekan-rekan maupun masyarakat serta pemerintah setempat kiranya dapat menyisihkan sebagian rezeki demi membantu kelancaran pengobatan Rachel.

    "Saat ini memang pemerintah setempat sudah maksimal melakukan perawan dan pengobatan mulai usia Rachel 2 bulan sampai dengan usianya 5 bulan saat ini. Namun keterangan dari dokter yang menangani Rachel, ia harus dibawa ke Jakarta untuk mendapat perawatan lebih intensif, demi kesembuhannya," terang Slamet saat diwawancarai wartawan media ini, Sabtu (22/9/2018) di Ruang ICU RSUD Kabupaten Pulang Pisau.

    Slamet sedikit menjelaskan, anaknya tersebut mulai diketahui mengidap penyakit bocor janjung semenjak usia dua bulan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter RSUD setempat.

    "Saat lahir kondisi Rachel normal seperti anak-anak lainnya. Namun setelah umur 2 bulan Rachel saat itu mengalami panas dan nampak susah bernafas, melihat hal tersebut kita langsung membawanya ke rumah sakit Pulang Pisau, dan sampai akhirnya diagnosa mengidap penyakit jantung bocor oleh dokter," terangnya.

    Untuk bertahan selama ini menurut Slamet, anaknya itu dirawat jalan dan diberi obat, namun paling lama sepuluh hari setelah obat habis Rachel kembali lagi sesak nafas berat.

    "Melihat kondisi ini, saya tentunya sangat terpukul. Dari itu, saya memohon kepada seluruh lapisan masyarakat kiranya dapat membantu saya dan anak saya ini untuk biaya pengobatan ke luar daerah (Jakarta). Kalau pun nanti kita sudah berusaha, namun kenyataannya Rachel belum sembuh maka kita hanya dapat pasrah kepada Tuhan Yang Maha Esa," tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

    Sementara salah satu relawan peduli Rachel, Ainun, mengajak kepada seluruh para dermawan agar dapat menyisihkan sebagian rejekinya guna kesembuhan anak kita Rachel Srilia yang telah diagnosa mengidap penyakit jantung bocor.

    Dengan itu pihaknya membuka rekening peduli Rachel melalui nomor rekening 601-202-0000088893 a/n Ruriyansi, atau bisa menghubungi Kontak Person Kepala Ruangan ICU RSUD Pulang Pisau dengan nomor 081255514245.

    "Mari kita sisihkan sedikit rekeji buat Rachel, guna kesembuhannya. Jangan takut miskin hanya untuk berbagi kesesama. Kalau kita bersedekah tentunya buat tabungan atau bekal kita nanti kelak di akhirat, dan ini tentunya sebagai bentuk rasa kemanusian kita," tutur Aiun sembari mengajak para donatur dapat berbagi kepada Rachel.[manan]


    • Komentar
    • Facebook Komentar

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Terbaring di ICU, Bayi Lima Bulan Bocor Jantung Harapkan Uluran Tangan Dermawan Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top