Sugianto: Orang Pintar Kalau tidak Berakhlak dan Berbudaya, itu Sia-sia!

Print Friendly and PDF


PALANGKA RAYA - Kemeriahan pelaksanaan Temu Karya Taman Budaya Nusantara Museum Basoeki Abdullah di Kota Palangka Raya, menjadi kebanggaan bagi daerah dan merupakan salah satu cara untuk mempromosikan serta melestarikan budaya dan adat istiadat daerah di tingkat Nasional.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran, dalam sambutannya pada acara pagelaran kesenian daerah se-Indonesia. Kegiatan ini sendiri digelar dalam rangkaian kegiatan Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia Museum Basoeki Abdullah dan Galeri Nasional yang diselenggarakan di Taman Budaya Kalteng, di Jalan Temanggung Tilung 12, Kota Palangka Raya, Jumat malam (14/9/2018).

Dikatakan Sugianto, dengan berbudaya adalah cerminan sebuah bangsa yang besar, sebab kepintaran tanpa berbudaya adalah hal yang sia-sia.

"Budaya adalah aset bangsa, kita bersyukur Kalteng menjadi tuan rumah Temu Karya Budaya se-Indonesia. Tentunya ini secara tidak langsung akan berdampak positif pada adat budaya yang ada di sini dan secara umum menjaga kelestarian budaya Indonesia. Kita banyak menciptakan orang-orang pintar, tapi kalau tidak berbudaya, tidak berakhlak itu akan sia-sia,” tandasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng, Guntur Talajan, dalam laporannya mengatakan, kegiatan yang berlangsung dari 12 hingga 16 September 2018 ini, diikuti utusan atau delegasi dari 27 provinsi se-Indonesia, terdiri dari rombongan duta seni dan budaya.

Tidak lupa pula, Guntur berpesan dan menyampaikan harapan, bahwa dengan diselenggarakannya kegiatan ini para seniman mampu mengimplementasikan kesenian masing-masing daerah sebagai karya dari kebangsaan dan memberikan tempat untuk mengasah kreatifitas positif bagi seniman.

"Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan mampu mendorong program penguatan taman budaya se-Indonesia, sebagai tempat wisata seniman, budaya dan masyarakat, untuk memperkuat dan merajut serta mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucap Guntur.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Restu Gunawan memuji penyelenggaraan Temu Karya Taman Budaya di Kalteng dengan kata “beruntung”, karena menurutnya ada banyak Taman Budaya di Indonesia yang tidak seberuntung di Kalteng.

"Kalteng "beruntung" bisa terpilih menjadi tuan rumah dari puluhan taman budaya se-Indonesia dan bisa menyelenggarakan acara temu karya ini dengan baik dan sukses," pujinya.

Dalam acara yang dimeriahkan oleh aksi panggung seni dan hiburan artis Ibukota tersebut, Gubernur Kalteng dan para delegasi dari 27 Provinsi se-Indonesia juga melakukan pertukaran cinderamata khas daerah masing-masing.[abimanyu]



TAG