• Latest News

    Rabu, 26 September 2018

    Sepuluh Jam Dikepung, Maling Sarang Walet Bersenpi Berhasil Dibekuk


    SAMPIT - Hampir sepuluh jam dikepung oleh warga dan aparat Kepolisian, akhirnya dua orang dari enam komplotan maling yang menyantroni sarang walet milik Abdul Hasan (48), warga Desa Patai, No 45, RT.02, RW. 01, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, berhasil dibekuk, Rabu (26/9/2018).

    Adapun pelaku yang berhasil diamankan dalam kejadian yang menggegerkan warga sekitar TKP tersbut, adalah Ro (30) yang merupakan salah satu dari kelima orang pelaku yang masuk kedalam gedung sarang walet, dan satu lagi Li yang bertugas sebagai pengamat situasi.

    Sedangkan empat orang yang juga merupakan komplotan yang sama dengan Ro dan Li, yakni So, Ri, Rp dan satu lagi tidak.diketahui identitasnya, berhasil melarikan diri dengan menggunakan sebuah mobil Avanza warna hitam yang tidak diketahui Nomor Polisinya.


    Diceritakan oleh Kapolres Kotim, AKBP Mohammad Rommel SIK, penangkapan kedua pelaku oleh aparat gabungan Reskrim Polres Kotim dan Polsek Cempaga, diwarnai dengan drama yang menegangkan, pasalnya keduanya baru berhasil diamankan setelah hampir sepuluh jam dikepung oleh aparat dan warga, yakni sejak pukul 03.00 dini hari Rabu (26/9/2018) sampai pukul 12.00 WIB di hari yang sama.

    "Aparat dan warga sempat masuk kedalam bangunan, namun karena ada bunyi letusan senjata api sebanyak dua kali, dan kondisi bangunan yang cukup gelap, akhirnya baik aparat maupun warga lebih memilih mundur dan menunggu di luar bangunan demi keamanan," cerita Rommel.

    Diterangkan Rommel, dari tangan pelaku, berhasil juga diamankan barang bukti berupa satu buah senpi rakitan jenis Rev dengan selonsong dua butir silinder enam, satu buah tojok, satu buah gagang tojok, satu buah pisau belati, satu buah jangkar yang diduga digunakan untuk memanjat bangunan gedung, satu buah alat semprot sarang walet, satu rol tambang, satu buah tas hitam ransel, dua buah sarang burung walet hasil curian, satu pasang sepatu olah raga, dua pasang sandal slop, satu buah gunting karet ban ukuran kecil, satu buah HP merk Nexcom warna hitam merah, satu buah HP android warna hitam.

    "Keempat pelaku lainnya yang berhasil kabur kini masih dalam pengejaran aparat Kepolisian, sedangkan kedua pelaku yang berhasil ditangkap, kita amankan di Polres, guna menjalani pemeriksaan untuk pengembangan lebih lanjut," terang Kapolres.

    Berdasarkan keterangan korban, Abdul Hasan, sekitar pukul 02.00 WIB, dirinya terbangun karena mati lampu, pada saat itulah ia melihat ada tiga orang tidak dikenal bergegas menuju kebelakang rumah tempat sarang walet berada, sedangkan satu orang lainnya nampak berjaga di dekat mobil yang mereka gunakan untuk datang kelokasi.

    Sekitar pukul 03.00 WIB, Bhabinkamtibmas melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polsek, setengah jam berikutnya, yakni sekitar pukul 03.30 WIB, anggota dari SPKT Polsek Cempaga, tiba di lokasi  kejadian.


    Sembari menunggu pertolongan, sekitar pukul 06.30 WIB, aparat Kepolisian dibantu oleh beberapa warga, mencoba untuk masuk kedalam gedung sarang walet, disinilah kemudian terdengar letusan senjata api sebanyak dua kali, yang menyebabkan baik warga maupun aparat Kepolisian harus kembali keluar bangunan.

    Selang beberapa jam setelah pukul 06.45 WIB aparat Polsek Cempaga meminta bantuan, sekitar pukul 08.00 wib datang tim CRT dari Polres Kotim yang dipimpin langsung Kasat reskrim AKP Wiwin dan Kasat Pol Air Iptu Jaka Waluya, yang kemudian melakukan koordinasi dan kemudian petugas CRT memasuki dan melakukan penyisiran di tiap bangunan.

    Akhirnya sekitar pukul 12.00 WIB, kedua tersangka Ro dan Li, berhasil diamankan oleh petugas, sementara empat orang lainnya berhasil melarikan diri.[tampetu]

    • Komentar
    • Facebook Komentar

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Sepuluh Jam Dikepung, Maling Sarang Walet Bersenpi Berhasil Dibekuk Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top