PT. MUTU Siap Menjadi Bapak Asuh GBA Bebas Gizi Buruk

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Setelah Bank Kalteng menjadi yang pertama kali menyatakan siap mendukung Program "Gunung Bintang Awai (GBA) bebas Gizi Buruk/Kurang ditahun 2020", maka kini giliran PT. Multi Tambang Jaya Utama (MUTU) juga turut ambil bagian.

PT. MUTU merupakan perusahaan pertambangan batu bara yang beroperasi di wilayah Kecamatan GBA, Kabupaten Barito Selatan, menyatakan kesiapan menjadi Bapak Asuh buat balita yang mengalami gangguan gizi baik, gizi kurang, maupun gizi buruk di lima desa di wilayah kerja Puskesmas Patas..

Hal ini, diungkapkan oleh Kepala bagian CSR (Coorporate Social Responcibility) PT. Mutu, Joy Grace  Oroh, di sela-sela pertemuan dengan Plt Kepala Puskesmas Patas, Selasa (25/9/2018), yang juga diwarnai dengan penyerahan bantuan Tunai Pengentasan Gizi Buruk/Kurang di Puskesmas Patas untuk lima orang Balita yang berada di desa Ugang Sayu, Patas II, Bipak Kali, Palu Rejo dan Bintang Ara.

"Kami dari PT Mutu, siap memenuhi kebutuhan Gizi, sebagaimana proposal yang diajukan Puskesmas Patas, dan bantuan itu kita serahkan dalam bentuk uang tunai  untuk lima orang Balita dari lima desa se-Kecamatan GBA," ucap Oroh, sembari memperlihatkan MoU yang ditanda tangani oleh Plt Kepala Puskesmas Patas dengan pihak PT Mutu, menyangkut kerjasama penanggulangan gizi buruk/kurang di GBA.

Ditempat yang sama, Plt Kepala Puskesmas Patas, Herayanti Amalia AMG didampingi oleh Catur Winda Amd.Keb, yang juga pelaksana program pengentasan Gizi buruk/ kurang di Puskesmas Patas, membenarkan sumbangan tunai dari PT. Mutu tersebut.

Kepada awak media, Herayanti, manyatakan apresiasi yang sebesar-besarnya atas perhatian yang diberikan oleh anak perusahaan Indika Energi Group tersebut. 

"Kami sangat bahagia karena ada CSR Perusahaan, yang mau membantu dan turut berpartisipasi terhadap program puskesmas Patas terkait penanggulangan Bebas Gizi Buruk/ Kurang di Tahun 2020," ucapnya dengan nada senang.

Lebih lanjut, Hera menjelaskan, bahwa bantuan tunai tersebut, akan segera digunakan untuk membelanjakan bahan makanan dan minuman untuk memenuhi kebutuhan gizi balita yang termasuk dalam penanganan program penanggulangan gizi buruk/kurang tersebut.

"Dana ini, kami akan belanjakan bahan makanan dan minuman untuk memenuhi kebutuhan para balita yang termasuk dalam program ini," bebernya.

Sementara itu, untuk menjaga kepercayaan dari donatur  atau Bapak Asuh ini, Hera menjajikan akan membuat laporan rutin kepada PT Mutu tentang  penggunaan dana dan juga  perkembangan balita  tersebut.

Bantuan dari PT Mutu ini, dipastikan berlangsung satu tahun kedepan dan akan di evaluasi pelaksanaannya. Bila  masih ada juga yg mengalami gangguan gizi maka pihak PT Mutu telah menyepakati akan tetap melanjutkan bantuan dana CSR untuk program tersebut.

"Laporan rutin serta copy laporan akan kami berikan kepada donatur dan kepada pihak Dinas Kesehatan Barsel, sebagai instansi yang menaungi kami, untuk dijadikan bahan evaluasi dan pertanggung jawaban," ujarnya.[tampetu/deni]


TAG