Petani Penangkar di Kapuas Berharap Pemasaran Benih Berkembang Luas

Print Friendly and PDF


KUALA KAPUAS - Petani penangkar di desa Sei Pasah, Kabupaten Kapuas saat ini sudah memiliki kemampuan produksi benih padi dengan kualitas baik. Sayang, saat ini dari segi pemasaran belum banyak yang melirik.

Predieck Antel, Ketua Kelompok Tani, Rabu (26/9/2018) menuturkan keinginan agar benih hasil produksinya dapat berkembang luas pemasarannya.

"Harga jual benih lebih tinggi dibandingkan dijual untuk konsumsi," kata Antel.

Namun menurutnya, saat ini terkendala dari segi pemasaran, sebagai penangkar swadaya selama ini benih dipasarkan melalui Dinas Pertanian setempat.

Hendra, penyuluh pertanian di Kecamatan Kapuas Hilir mengatakan, pemasaran lewat Distan itu dilakukan ketika hanya ada program dari dinas.

"Ketika program belum ada maka benih petani tidak terjual, sehingga kadang petani harus menjual benih itu untuk konsumsi dengan harga relatif rendah dari harga jual benih," jelas Hendra.

Predieck sendiri mengatakan, melalui kelompok tani yang dibinanya mampu menghasilkan benih hingga 2,5 hingga 3 ton untuk satu musim tanam. Dikatakannya, kelompok tani yang dipimpinnya telah resmi memegang rekomendasi sebagai produsen benih tanaman pangan.

"Untuk kebutuhan Februari dan Maret, (2019) jika ada petani atau pihak yang membutuhkan benih kita siap menyediakan," harap Antel menutup pembicaraan.[zulkifli]


TAG