Perkenalkan Potensi Daerah, Diskominfo Bentuk KIM

Print Friendly and PDF

FOTO BERSAMA – Usai kegiatan sosialisasi Internet desa di Aula Kantor Kecamatan Pulau Petak, menunjukan hasil kerajinan anyaman purun. Plt Kadis Kominfo (kanan), Camat Pulau Petak, dan Pengembang TIK (kiri).

KUALA KAPUAS – Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kapuas berkomitmen sebagai media dalam memperkenalkan potensi daerah dengan membentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang berada di 17 kecamatan.

Dengan terbentuknya KIM yang berada di desa-desa tentunya akan menambah informasi mengenai apa saja potensi yang berada di desa tersebut. Salah satu wujud komitmen Diskominfo yakni dengan meliput beberapa potensi yang berada di Kuala Kapuas yaitu  keripik nanas di Kecamatan Basarang dan Kerajinan rotan serta masih banyak potensi lainnya yang telah di publikasikan di media sosial diskominfo Kapuas yang dapat diakses di laman media sosial  Instagram, Youtube dan facebook serta website.

Potensi di kecamatan lainnya yang dinilai dapat meningkatkan pendapatan masyarakat asli daerah adalah Kecamatan Pulau Petak. Adapun komoditi unggulan yang dimiliki yakni pertanian, hortikultura, madu, perikanan (budidaya bioflog), telur asin, kebun sengon, budidaya kebun purun dan masih banyak potensi lainnya.

Salah satu komoditi unggulan yang menjadi perhatian adalah kerajinan anyaman purun. Camat Pulau Petak Ahmad M Saribi, S.Si MT pada saat kegiatan sosialisasi Internet desa beberapa waktu yang lalu memaparkan hasil dari kerajinan purun berbentuk tas sudah mulai dipasarkan dan masih akan terus mengembangkan variasi bentuk dan jenis barang.

Selain itu, ia juga menyampaikan dengan pengelolaan potensi Komoditi unggulan salah satunya melalui jaringan internet tentunya akan meningkatkan minat beli masyarakat lebih luas.

“Produk lokal ini harus kita  publikasikan melalui internet yang ada di desa dan KIM  agar dapat memperluas pemasaran di era serba digital ini, serta meningkatkan tarap hidup masyarakat, mengingat SDM kerajinan anyaman purun ini memberdayakan ibu-ibu rumah tangga, dan masyarakat setempat ,” tutur Ahmad.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kominfo Dr. H Suwarno Muriyat, S.Ag MPd menanggapi hal tersebut menyampaikan bahwa keberadaan diskominfo sesuai dengan fungsinya sebagai pusat informasi akan maksimal dalam mengelola informasi daerah terkait.

“Dengan adanya pengelolaan Internet desa tentunya akan membantu masyarakat untuk memasarkan produk lokal tidak hanya dikalimantan tapi juga dapat dilirik oleh daerah lainnya bahkan sampai luar negri, untuk itu setiap potensi yang dimiliki di daerah melalui KIM dapat diinformasikan kepada Diskominfo agar dapat kita ekspose dan dipublikasikan di semua laman media sosial diksominfo,” ungkapnya.

Bahkan ia juga mengungkapkan potensi Kabupaten Kapuas yang sangat kaya ini dapat menjadi peluang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Badan usaha milik desa (Bumdes).[angga]

TAG