Pejabat Tak Paham e-LHKPN, Tingkat Kepatuhan di Kabupaten Ini Sangat Rendah

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Tingkat kepatuhan Pelaporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) di Barito Selatan masih sangat rendah. Di kabupaten ini, disebutkan hanya empat persen dari 67 pejabat yang terdaftar dalam daftar wajib LHKPN.

Hal ini, disampaikan oleh Ketua Tim Pendaftaran II PP LHKPN, Ben Hardy Saragih, kepada KabarKalteng, Kamis (20/8/2018), seusai pelaksanaan kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Tata Cara Pengisian Pelaporan e-LHKPN di Lingkungan Pemkab Barsel, di Aula Kantor Bappeda Barsel.

Menurut Ben, rendahnya tingkat kepatuhan pejabat di Barsel, merupakan yang terendah bila dibandingkan dengan beberapa Kabupaten lain di Provinsi Kalimantan Tengah, bahkan sangat jauh terpaut dengan Kotawaringin Timur sebagai peringkat kepatuhan tertinggi, yakni sebesar 80 persen.

"Tingkat kepatuhan di Barsel ini sendiri, merupakan yang terendah dibandingkan dengan Kabupaten lainnya di Kalteng," ungkapnya.

Rendahnya tingkat kepatuhan LHKPN di Barsel ini, menurut Ben, merupakan akibat dari ketidakpahaman pejabat-pejabat di Barsel mengenai e-LHKPN.

"e-LHKPN ini kan masih baru, makanya banyak pejabat masih belum mengerti bagaimana cara pelaporannya menggunakan aplikasi yang terintegrasi secara online ini," bebernya.

Sebab itulah, Ben mengapresiasi Pemkab Barsel, yang dalam hal ini dinilai olehnya memiliki keinginan besar untuk segera memperbaiki diri, dengan mengundang pihaknya untuk melakukan sosialisasi dan pendampingan mengenai bagaimana tata cara pengisian pelaporan e-LHKPN, untuk mengejar ketertinggalan tingkat kepatuhan LHKPN.

"Kami sangat mengapresiasi Pemkab Barsel, yang mengundang kami untuk melaksanakan kegiatan ini, kami menilai ada keinginan besar dari mereka untuk segera mengejar ketertinggalan menyangkut kepatuhan LHKPN ini," ucapnya.[tampetu/deni]


TAG