Optimalkan Kinerja KP3, DTPH Kalteng Gelar Koordinasi

Print Friendly and PDF


PALANGKA RAYA - Koordinasi penguatan Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dan pemberdayaan pupuk dan pestisida digelar Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kalimantan Tengah (Kalteng), Selasa (18/9/2018).

Ini dilakukan agar pengawasan dapat berjalan dengan baik, antara KP3, pemerintah daerah, produsen maupun distributor subsidi yang ada serta meningkatkan produksi dengan dukungan sarana secara tepat dan optimal.

Oleh karenanya, pemerintah melakukan upaya memberikan pupuk bersubsidi sehingga harga pupuk relatif terjangkau bagi para petani.

Dalam hal ini tentunya perlu pengawasan yang optimal dalam pengalokasian pupuk tersebut sehingga tepat sasaran sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan.

Kepala Seksi Pupuk Pestisida dan Alat Mesin Pertanian Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kalteng, Bacuk Awaludin menyampaikan, koordinasi antar produsen dan distributor subsidi pupuk dilakukan sebagai langkah pengawasan dan pemberdayaan terhadap petani.

"Perlunya pengawasan yang optimal dilakukan oleh KP3 guna lancarnya pelaksanaan pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi melalui verifikasi dan validasi Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) hingga pengalokasian pupuk bersubsidi per masing-masing wilayah," ucapnya.

Hal tersebut juga disampaikan oleh Pj Sekretaris Daerah Kalteng, Fahrizal Fitri. Menurutnya ada beberapa hal yang menjadi perhatian BPK setiap tahunnya, di antaranya RDKK tidak valid dan tidak tepat waktu, penerbitan peraturan gubernur dan peraturan bupati yang tidak tepat waktu, serta ketidakpatuhan distributor dalam menyalurkan pupuk bersubsidi.

"Melalui koordinasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan kinerja KP3, sehingga ketersediaan maupun kualitas pupuk dan pestisida lebih terjamin sehingga mendukung peningkatan ketahanan pangan nasional," pungkasnya.[farizal/deni]


TAG