• Latest News

    Minggu, 09 September 2018

    Melalui Gelombang Radio, RSUD Lakukan Penyuluhan Imunisasi MR


    PENYULUHAN - Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kapuas yang pada kesempatan itu disampaikan langsung oleh dr Erny Indrawati saat melakukan penyuluhan Imunisasi Measles Rubella (MR) melalui Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Kabupaten Kapuas dengan frekuensi 91,4 FM.

    KUALA KAPUAS - Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kapuas yang pada kesempatan itu disampaikan langsung oleh dr Erny Indrawati, melakukan penyuluhan Imunisasi Measles Rubella (MR) melalui Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Kabupaten Kapuas dengan frekuensi 91,4 FM, Rabu (5/9/2018) pagi. Penyuluhan ini merupakan kegiatan rutin Promosi Kesehatan Masyarakat Rumah Sakit (PKMRS).

    Pada kesempatan itu dr Erny Indrawati menerangkan bahwa Measles atau yang lebih dikenal dengan sebutan campak memiliki gejala muncul setelah satu sampai dua minggu setelah virus masuk ke dalam tubuh.

    "Yang mana mula-mula tubuh akan diserang demam tinggi yang berlangsung selama empat sampai tujuh hari, yang mana diwaktu bersamaan juga timbul gejala lain seperti mata merahmata menjadi sensitif terhadap cahaya sehingga mata menjadi berair, tanda-tanda seperti pilek misalnya sakit tenggorokan, hidung beringus, atau hidung tersumbat, batuk serta timbul bercak putih keabu-abuan pada mulut dan tenggorokan, ruam berwarna merah kecoklatan dan disertai rasa gatal akan muncul beberapa hari kemudian. Ruam awalnya muncul di belakang telinga ke muka dan ke leher, kemudian akan menyebar ke seluruh tubuh yang kadang - kadang disertai pembesaran kelenjar getah bening di leher," bebernya.

    Untuk pengobatnnya sendiri ia menyampaikan tidak ada pengobatan khusus untuk menyembuhkan campak atau Measles. Sistem kekebalan tubuh manusia secara alami yang akan melawan infeksi virus tersebut.

    Untuk mempercepat pemulihan, dapat dibantu dengan banyak minum air untuk mencegah dehidrasi ditambah dengan banyak istirahat dan hindari matahari selama mata masih sensitif terhadap cahaya serta minum obat penurun demam, untuk meringankan gejala.

    Komplikasi dari penyakit campak sendiri dapat sangat berbahaya, misalnya dapat terjadi radang telinga, bronchitis, infeksi paru (pneumonia), dan infeksi otak.

    Terkait Rubella atau campak jerman ia menerangkan bahwa itu adalah infeksi menular yang disebabkan oleh virus rubella itu sendiri, yang mana sama seperti campak, campak jerman juga ditularkan melalui udara yang telah terkontaminasi dengan partikel batuk, bersin, maupun cairan dari penderita yang terinfeksi.

    "Jika dibandingkan dengan campak biasa, gejala campak jerman cenderung lebih ringan, sehingga gejala yang muncul sering kali sulit dikenali. Biasanya gejala akan timbul setelah dua sampai tiga minggu setelah terpapar virus rubella dengan gejala Ruam yang berwarna merah muda khas dan gatal, mula-mula timbul di wajah kemudian menyebar ke seluruh tubuh. Ruam biasanya berlangsung hingga seminggu, ditambah demam dan Pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar telinga dan belakang kepala serta pada orang dewasa dapat dijumpai keluhan nyeri pada persendian," ucapnya.

    Pengobatan Rubella merupakan kasus yang relatif ringan dan tidak ada pengobatan khusus untuk kondisi tersebut. Gejala rubella biasanya reda dalam waktu 7sampai 10 hari dan tidak perlu mengobati ruamnya karena akan hilang seiring berjalannya waktu untuk Obat pereda demam misalnya parasetamol, ibuprofen dapat diberikan untuk menurunkan demam dan mengurangi rasa sakit dan nyeri serta juga dianjurkan banyak minum dan istirahat.

    Masih di tempat yang sama ia juga menerangkan bahwa rubella juga dapat menimbulkan komplikasi yang serius. Dalam 1:6000 kasus, penyakit rubella dapat menyebabkan radang otak, dan 1:3000 kasus dapat mempengaruhi pembekuan darah. oleh karena itu imunisasi dengan vaksin MR adalah pencegahan terbaik untuk penyakit campak dan rubella.[angga]


    • Komentar
    • Facebook Komentar

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Melalui Gelombang Radio, RSUD Lakukan Penyuluhan Imunisasi MR Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top