Lagi, Polda Kalteng Amankan Penyebar Ujaran Kebencian di Medsos

Print Friendly and PDF


PALANGKA RAYA - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali berhasil mengamankan AS (35) pelaku dugaan penyebar ujaran kebencian melalui media sosial gacebook. Pelaku ditangkap pada Sabtu, 1 September 2018 sekitar pukul 15.30 WIB di wilayah hukum Polres Kota Waringan Timur (Kotim).

Kasus ini seperti diungkapkan Kapolda Kalteng, Irjen Pol Drs Anang Revandoko melalui Ditreskrimsus Kombes Pol Adex Yudiswan saat press conference di ruang rapat Direktur Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalteng, Senin (10/9/2018) pagi.

Adex mengatakan, sebelumnya tim cyber crime Ditreskrimsus Polda Kalteng mendapat informasi dari cyber Mabes Polri di Jakarta jika pelaku AS sudah tujuh kali memposting dugaan ujaran kebencian yang isinya menyatakan perasaan kebencian terhadap kekuasaan umum dan pemerintah Indonesia.

Berdasar hasil penyelidikan yang dilakukan, diketahui pemilik akun facebook bernama AS yang beralamat di Jalan D.I Panjaitan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotim.

Motif pelaku memposting ujaran kebencian disebutkan lantaran ketidakpuasan pelaku dalam berpendapat di grup media sosial. "Ini motif pelaku setelah kami lakukan pemeriksaan,” imbuhnya.

Barang bukti yang diamankan saat ini, satu buah handphone merk Asus, satu sim card dari Telkomsel, satu akun facebook profil AS dan satu alamat email atas nama AS.

“Pasal yang disangkakan terhadap pelaku, yakni pasal 45 A ayat (2) UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE Jo pasal 28 ayat (2) UU Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE,” pungkasnya.[abimanyu/deni]


TAG