Kirab Satu Negeri untuk Kokohkan Persatuan

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Kirab Satu Negeri Zona Kalimantan Tengah (Kalteng) sudah sampai di Kabupaten Pulang Pisau, pada Rabu (26/9/2018), terhitung sejak start pertama di Nunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) pada 16 September lalu.

Pada kesempatan itu, hadir Bupati Pulang Pisau, H Edy Pratowo yang sekaligus sebagai Inspektur Upacar para Kirab Satu Negeri oleh GP Ansor.

Selain itu tutur hadir, Sekda Pulpis, Saripudin, Kakamenag, Ardiansyah,  Kejari Pulang Pisau, Triono Rahyudi, Pabung 1011/Klk, tokoh agama dan sejunlah tamu undangan lainnya.

Membacakan sambutan Ketua GP Ansor Pusat, H Yaqut Cholil Qoumas, Bupati H Edy Pratowo menyampaikan, dengan melaksanakan kirab satu negeri kita ingin Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945 tetap kokoh dan jadi pengikat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Kita ingin agama menjadi rahmat, sumber kasih sayang dan perdamaian. Sebagaimana telah dipraktikan oleh nenek moyang kita berabad-abad lalu," ucap Edy dalam isi sambutah H Yaqut.

Dari itu, lanjutnya, semua mayoritas masyarakat diharapkan toleran, cinta persatuan, berani bersuara, tidak memilih diam.

"Kita ingin Indonesia yang majemuk, namun hidup rukun dan damai agar menjadi inspirasi dan tauladan bagi dunia. Tidak ada kesia-siaan dalam perjalanan ini sebagai bentuk mengingat kembali cita-cita perjuangan terhadap negeri tercinta ini.

"Tujuan telah di depan mata kita, tujuan telah kita putuskan untuk menjaga NKRI. Pancasila Jaya, NKRI harga mati dan Nusantara milik kita," tukasnya menutup sambutan.

Sementara, Ketua GP Ansor Kabupaten Pulang Pisau, Nasrullah, mangatakan bahwa kirab satu negeri ini guna menyamakan persepsi bagi seluruh barisan Ansor di Zona Kalteng secara khusus dan Kalimantan secara umumnya.

"Pelaksanaan kirab satu negeri ini akan berakhir pada 26 Oktober mendatang," ujar Nasrullah.

Menurutnya, kirab satu negero ini tidak ada unsur politik atau mendukung salah satu capres. Pelaksanaan kirab ini murni sebagai wujud dan harapan GP Ansor untuk menumbuhkan kembali rasa nasionalisme berbangsa dan bernegara.

"Kirab ini sebagai upaya meneguhkan persatuan bangsa di tengah ancaman berbagai macam ancaman dan isu perpecahan," pungkas Nasrullah.

Kirab zona Kalteng ini usai berlangsung di Kabupaten Pulang Pisau seterusnya melanjutkan ke Kota Palangka Raya sebagai ibukota Provinsi Kalimantan Tengah.[manan]


TAG