Kedapatan Bawa Sajam, Pemuda Ini Diamankan Polsek Dusel

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Nasib nahas menimpa seorang pemuda bernama M Yuda. Pria berusia 23 tahun ini terpaksa diborgol polisi lantaran kedapatan membawa senjata tajam (sajam) jenis parang, saat berada di lokalisasi Kilometer 18 Desa Mangaris Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barsel, Minggu (2/9/2018) malam kemarin.

Penangkapan warga Desa Lenggang Kecamatan Raren Batuah Kabupaten Barito Timur (Bartim) ini terjadi saat Jajaran Polsek Dusun Selatan (Dusel) menggelar giat operasi Kamtibmas di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah Kecamatan Dusel.

Guna kepentingan penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut, pemuda berikut barang bukti (barbuk) parang dan lainnya di amankan polisi ke kantor Polisi.

Informasinya, Minggu malam aparat dari Polsek Dusel menggelar giat operasi Kamtibmas ke sejumlah THM.  Tepat di lokalisasi, petugas pun melakukan penggeledahan dan pemeriksaan terhadap sejumlah pengunjung.

Kala itu, M Yuda yang sedang berada di atas sepeda motornya juga tak luput dari pemeriksaan petugas.

Alhasil, polisi pun menemukan satu bilah parang cukup panjang tanpa disertai surat izin dan kelengkapan lainya. Tidak mau tunggu lama, polisi menggiringnya ke Mapolsek Dusel.

Kapolsek Dusel Ipda Abi Karsa SH membenarkan pihaknya mengamankan seorang pemuda asal Kabupaten Bartim, yang dengan sengaja mambawa sajam jenis parang saat berada di lokalisasi kilometer 18 Desa Mangaris.

"Saat ini si pembawa sajam jenis parang sudah kami amankan berikut sebilah parang untuk dijadikan barbuk," katanya singkat, Senin (3/9/2018).

Ditambahkan, pelaku juga dikenakan pasal 2 ayat (1) Undang-Undang (UU)  Nomor  12 darurat  tahun 1951 tentang tindak pidana membawa senjata tajam tanpa di lengkapi surat izin sah.

"Kembali kami peringatkan, kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Dusel. Jika kami temui, ada warga yang membawa sajam atau membawa senjata yang bisa menghilangka nyawa orang lain dengan tanpa alasan dan bukti yang tepat. Maka akan kami proses sesuai hukum yang berlaku," tegas Kapolsek.[kenedy]


TAG