Habis Masa Kontrak, Bagaimana Nasib Penerbangan di Buntok?

Print Friendly and PDF

foto: ilustrasi


PALANGKA RAYA - Setelah berakhir pada Jumat (7/9/2018), kontrak penerbangan perintis dari Bandar Udara Klas III B Sanggu, Kabupaten Barito Selatan menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan PP,  bagaimanakah nasib untuk ke depannya?

Ditemui KabarKalteng di Kantornya, Selasa (18/9/2018), PPK Penerbangan Subsidi Angkutan Udara Perintis, UPBU Klas I Tjilik Riwut, Palangka Raya, Sondang Nauly Hasibuan, menerangkan bahwa pihaknya sudah mengusulkan kepada Dirjen Penerbangan Angkutan Udara, Kementrian Perhubungan RI, agar pelayanan penerbangan perintis di Bandar Udara yang terletak di Desa Sanggu, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barsel tersebut, untuk tetap dilanjutkan di tahun 2019.

Dikatakan oleh Sondang, usulan tersebut disampaikan pihaknya, demi tetap menghidupkan UPBU Klas III B Sanggu, meskipun target penumpang di tahun 2018 ini tidak mampu dicapai.

Keadaan masih minimnya penumpang, menurut Sondang lagi, sangat bisa dimaklumi, mengingat setelah hampir sepuluh tahun lamanya tidak aktif, pelayanan penerbangan di Bandara kebanggaan masyarakat Buntok ini, pada tahun 2018 bisa dianggap sebagai masa percobaan.

"Hampir sepuluh tahun tidak aktif, jadi menurut kami wajar kalau belum ramai penumpang, dan bisa dianggap pelayanan penerbangan perintis di Bandara Sanggu tahun ini (2018), merupakan masa percobaan, jadi kita usulkan supaya bisa diberi lagi untuk tahun depan, agar tetap aktif bandaranya," terangnya.

Sementara itu, terkait adaanya informasi usulan pelayanan penerbangan lagi di Barsel hingga akhir tahun, oleh Pemkab setempat kepada pihak Susi Air sebagai perusahaan yang melayani penerbangan perintis di Bandara Sanggu, menurut Sondang, dirinya tidak tahu pasti. Karena hal tersebut, sudah merupakan urusan internal antara pihak Pemkab Barsel dengan pihak Susi Air.

"Ada informasi bahwa pihak Pemkab Barsel mengusulkan penambahan pelayanan penerbangan kepada Susi Air, namun saya tidak tahu pasti bagaimana hal tersebut, sebab itu bukan urusan kami, tapi merupakan urusan internal mereka," pungkasnya.[tampetu]


TAG