Datangi Kapuas, Kemenkopolhukam Berikan Wawasan Kebangsaan

Print Friendly and PDF


SOSIALISASI - Sekretaris Deputi VI Bidang Koordinasi Kesatuan Bangsa Kemenkopolhukam Republik Indonesia Brigjen Pol Drs Mamboyng saat memberikan secara langsung buku Pemantapan Wawasan Kebangsaan dalam Persatuan dan Kesatuan Bangsa kepada Pj Bupati Kapuas Agus Pramono S.Sos didampingi Sekda Kabupaten Kapuas Rianova SH, di Ruang Rapat Bupati Kapuas.

KUALA KAPUAS - Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam) Republik Indonesia melalui Sekretaris Deputi VI Bidang Koordinasi Kesatuan Bangsa, Brigjen Pol Drs Mamboyng memberikan secara langsung wawasan kebangsaan dan bela negara, yang dikuti oleh Sekda Kabupaten Kapuas, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) Kabupaten Kapuas, para anggota Polres Kapuas serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat, Kamis (20/9/2018) siang di Ruang Rapat Bupati Kapuas.

Kedatangan Sekretaris Deputi VI Bidang Koordinasi Kesatuan Bangsa tersebut disambut langsung oleh Pj Bupati Kapuas Agus Pramo S.Sos, yang mana ia menyampaikan bahwa suatu kehormatan bisa mendengar langsung wawasan kebangsaan dan bela negara dari Kemenkopolhukam Republik Indonesia yang pada kesempatan itu Brigjen Pol Drs Mamboyng selaku Sekretaris Deputi VI Bidang Koordinasi Kesatuan Bangsa.

Ia berpesan agar apa yang disampaikan nantinya dapat diteruskan. "Semoga apa yang disampaikan dapat kita bagikan dan teruskan sehingga seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas dan memiliki wawasan kebangsaan dan bela negara," ucapnya.

Sementara Sekretaris Deputi VI Bidang Koordinasi Kesatuan Bangsa meneragkan bahwa pemantapan wawasan kebangsaan bertujuan agar setiap warga negara Indonesia memiliki pemahaman dan kemampuan untuk mengembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan dalam mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila dan UUD 1945 dalam wadah NKRI dengan sesanti Bhineka Tunggal Ika yaitu empat kosensus dasar bangsa.

Lebih lanjut, ia juga menjelaskaan mengenai Pidato Kenegaraan pada tanggal 16 Agustus 2017 yang disampaikan oleh Ir H Jokowi Dodo. "Jenis ancaman yang kita hadapi sekarang bukan lagi hanya serbuan dari negara lain tetapi ancaman baru berupa gerakan ekstrimisme, gerakan radikalisme, gerakan terorisme, perdagangan manusia, kejahatan narkoba, penyelundupan senjata dan kejahatan siber karena itu saya serukan kepada seluruh rakyat Indonesia, untuk terpanggil menjalankan tugas dan tanggung jawab kebangsaan kita untuk ikut serta bela negara. dimanapun kita berada, apapun pendidikan kita, apapun profesi kita, apapun pekerjaan kita, semuanya punya hak, semuanya punya kewajiban, semuanya punya kesempatan yang sama untuk bela negara.

Seusai memberikan wawasan kebangsaan dan bela negara Sekretaris Deputi VI Bidang Koordinasi Kesatuan Bangsa memberikan secara langsung buku Pemantapan Wawasan Kebangsaan dalam Persatuan dan Kesatuan Bangsa kepada Pj Bupati Kapuas.[angga]


TAG