Bina Petani, Peran PPL Harus Pro Aktif

Print Friendly and PDF


KUALA KAPUAS - Berhasil tidaknya pelaksanaan pembangunan pertanian sangat ditentukan kinerja penyuluhnya yang menjadi motor penggerak, sekaligus motivator, komunikator juga penyampai informasi.

Hal itu dikatakan Kabid Penyuluhan Dinas pertanian, melalui Kasi Metode Informasi penyuluh pertanian, Poni Sahala Tua, Selasa (24/9/2018).

"Tenaga penyuluh secara teknis langsung berhubungan dengan pelaku pertanian, harus mengerti dan peka kebutuhan petani," kata Poni, ditemui di ruang kerjanya di Kantor Dinas Pertanian Jalan Pemuda.

Menurutnya, saat ini ada sekitar 141 tenaga penyuluh pertanian lapangan (PPL) di bawah naungan Dinas Pertanian Kapuas. Tupoksi PPL tersebut sebagai penyuluh dan bekerjasama dengan para petani, sehingga diharapkan mampu meningkatkan sektor pertanian.

"Peran penyuluh juga sebagai penyampai ilmu dan wawasan, mereka hendaknya bersikap korporatif dan mampu berbaur," imbuhnya.

Saat ini diakuinya, Kabupaten Kapuas masih kekurangan tenaga penyuluh. Karena itu, pihaknya mengharapkan PPL yang ada saat ini bisa maksimal dalam melaksanakan tugasnya.

"Mereka juga harus membekali diri dengan berbagai pengetahuan di bidang pertanian, untuk diterapkan kepada para petani," harap Poni.

PPL yang andal dan profesional, lanjutnya, akan mampu mengembangkan pertanian binaanya, guna mendukung program pemerintah tentang ketahanan pangan masyarakat.[zulkifli]


TAG