Beraksi Senin, Duo Jambret Didor Polisi di Hari Selasa


PALANGKA RAYA - Akhirnya sepak terjang duo jambret kelas kakap yang kerap beraksi di Kota Palangka Raya terhenti sudah, setelah berhasil didor oleh aparat Kepolisian di depan Hotel Payang, Jalan Nias, Kota Palangka Raya, Selasa (25/09/2018).

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Kapolres Palangka Raya, AKBP Timbul RK Siregar SIK MSi, mengatakan dua pelaku jambret berinisial AI (25) dan AR (23) ini, diringkus di depan Hotel Payang. Karena berusaha kabur dari sergapan petugas, kedua pelaku kemudian dilumpuhkan dengan timah panas.

Penangkapan kedua pelaku, diakui oleh Perwira menengah Polisi berpangkat dua melati ini, merupakan pengembangan dari kasus penjambretan yang terjadi Senin malam (10/9/2018), sekitar pukul 21.00 WIB di Jalan Cempaka, Kelurahan Langkai, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, yang menyebabkan seorang korban Wenny Pebrianti (18), mengalami luka-luka karena terjatuh dari atas kendaraan bermotor yang ia kendarai.

"Kedua pelaku ini, telah melakukan tindak kriminal penjambretan di Jalan Cempaka, Kota Palangka Raya beberapa waktu lalu,” ungkap Kapolres.

Dilanjutkan Kapolres, berdasarkan pengakuan kedua pelaku, dia sudah empat kali melakukan aksi kejahatannya ditempat yang berbeda. Di Jalan Mahir Mahar pada Bulan Agustus 2018, di Jalan Murjani pada awal Bulan September 2018, di Jalan Bukit Keminting ujung satu minggu yang lalu dan yang terakhir di Jalan Cempaka.

"Adapun barang bukti yang berhasil kami amankan, adalah satu buah Unit Handphone merk Oppo F7, satu buah unit Handphone merk Lenovo dan satu buah Unit Sepeda Motor merk Honda Beat warna Putih dengan Nomor Polisi KH 4570 YC," terang Timbul.

Untuk modus operandi, diceritakan oleh Timbul lagi, kedua pelaku berboncengan dengan mengunakan sepeda motor mengikuti korban dan mendekati korban dari belakang. Selanjutnya pelaku yang dibonceng di belakang mengambil paksa handphone milik korban yang diletakkan di kantong/dashboard sepeda motor korban, kemudian kedua pelaku melarikan diri.

"Terhadap pelaku akan dikenakan pasal 365 K.U.H.Pidana denga  ancaman hukuman maksimal 12 tahun dan minimal lima tahun penjara,” ucapnya.

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat Kota Palangka Raya, supaya tidak melalui jalan yang sepi dari pengendara jalan yang lain dan sekarang tidak perlu resah lagi, karena pelaku penjambretan sudah tertangkap.[abimanyu]


TAG