TP PKK Gelar Lomba Pidato Bahasa Inggris dan MC

Print Friendly and PDF


FOTO BERSAMA – TP PKK Kapuas bersama dengan peserta dan dewan juri dalam lomba Pidato bahasa Inggris dan Pembawa Acara pada kegiatan Lomba di Rumah Pintar Taman Askari Kapuas.

KUALA KAPUAS – Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas bersama Rumah Pintar (Rumpin) Taman Askari Gelar Lomba Pidato Bahasa Inggris dan Pembawa Acara atau Master Of Ceremony (MC), di Taman Askari Kabupaten Kapuas, Selasa (31/7/2018) pagi.

Sekretaris TP PKK Kapuas Evelin Rianova, SE dalam sambutannya menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan Lomba Pidato Bahasa Inggris dan MC yang melibatkan siswa dan siswi SMP serta SMA di Kabupaten Kapuas.

“Saya bersyukur atas kerjasama yang baik antara Rumpin dan TP PKK Kapuas serta didukung juga oleh PT. Asmin Bara Bronang, dan Dinas Pendidikan sehingga pada hari ini kita dapat memberi wadah agar anak didik kita dapat berkompetisi dengan sportif,” tutur Evelin.

Dijelaskan lebih lanjut, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menyaring bakat siswa dan siswi Kapuas dalam bidang Pidato bahasa Inggris dan memupuk rasa percaya diri sejak muda dan meningkatkan kemampuan public speaking.

Selain itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas Riduanto dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini harus terus ditingkatkan agar menciptakan generasi yang memiliki kepercayaan diri tinggi dan memiliki wawasan yang luas.

“Kegiatan seperti ini tentunya harus selalu kita dukung, dan kalau bisa semakin banyak anak-anak yang dapat terlibat agar generasi muda kita terbiasa tampil di depan umum, selain menambah pengalaman, unjuk kemampuan seperti  ini dapat memperluas wawasan pesertanya melalui arahan dan masukan dari dewan juri yang profesional,” tutur Riduanto.

Para peserta dan guru pendamping semakin antusias, pasalnya salah satu juri yang dilibatkan dalam kegiatan tersebut adalah seorang  Warga Negara Asing (WNA) asal Belanda yang bernama Arno De Bok, ia adalah mahasiswa  internship dari Van Hall Larenstein  University  yang sedang melakukan riset di Kuala Kapuas.  Kehadiran bule asal belanda tersebut semakin membawa pengaruh positif pada generasi muda Kapuas untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.[angga]


TAG