• Latest News

    Minggu, 12 Agustus 2018

    Tidak Ditemukan Luka-luka, Bocah Ini Diduga Tewas Tenggelam


    BUNTOK - Bocah Ahmad Rifki (6), korban meninggal dunia pada kejadian Laka Air antara tongkang angkutan pasir dan perahu kelotok, yang terjadi pada Sabtu (11/8/2018), di perairan Sungai Barito, Kelurahan Hilir Sper, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, diduga mati tenggelam.

    Pada Minggu (12/8/2018), akhirnya perjuangan dari ratusan warga dan aparat gabungan Kepolisian, TNI dan BPBD Barsel, membuahkan hasil dengan ditemukannya korban hilang, akibat kejadian tabrakan antara tongkang angkutan pasir dengan perahu kelotok, yang hampir saja menewaskan tujuh orang yang merupakan satu keluarga tersebut, Sabtu (11/8/2018).

    Bocah Rifki (6) ditemukan oleh warga dan aparat gabungan, dalam kondisi sudah tidak bernyawa tidak jauh dari lokasi kejadian.

    Disampaikan oleh Kapolres Barsel, AKBP Eka Syarif Nugraha Husen SIK MSi, melalui AKP Triyo Sugiyono SH, korban ditemukan sekitar pukul 12.15 WIB oleh regu penolong, diduga kuat korban meninggal dunia karena tenggelam, pasalnya di tubuh korban tidak ditemukan adanya luka-luka.

    Ia menjelaskan, setelah korban ditemukan korban kemudian di bawa ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok untuk dilakukan pisum.

    "Dari hasil pisum yang kita lakukan bersama tim dokter, di tubuh korban tidak ada luka luka, sehingga meninggalnya korban diduga kuat karena tidak bisa bertahan dan tenggelam," katanya.

    Diungkapkan Triyo lagi, terkait laka air tersebut, pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa beberapa saksi.

    "Saat ini, kita terus melakukan penyelidikan, termasuk melakukan olah TKP dan memeriksa beberapa saksi," bebernya.

    Sementara itu, ketika dimintai keterangan oleh KabarKalteng, Minggu (12/8/2018), orang tua korban, Warna (26) yang saat ini tengah menjalani perawatan di RSUD Jaraga Sasameh Buntok, karena mengalami luka-luka, pada saat kejadian memang posisi korban meninggal dunia, Rifki (6), berada di belakang perahu kelotok, atau tepatnya bukan areal benturan tabrakan.

    "Dia (Rifki) berada di belakang dekat mesin, saya yang berada di tengah kelotok bersama anak saya yang bayi dan neneknya (Lisnawati), tempat dimana tempat benturan terjadi," tuturnya sembari menahan rasa sakit.

    Saat ini, diakui oleh Warna, dirinya hanya mampu berpasrah dan berbesar hati, mengenang anak tercintanya yang sudah ditemukan tidak bernyawa, karena kondisinya yang mesih lemah dan memerlukan perawatan.

    "Saya hanya bisa pasrah dan merelakan saja mas, tidak bisa kemana-mana karena untuk bangun dari baring saja belum mampu," ucapnya dengan nada sedih, saat ditemui di ruangan tempatnya dirawat, yang tampak ditemani oleh beberapa anggota keluarganya dan juga anaknya yang masih bayi, Ruli (4 bulan).[tampetu]


    • Komentar
    • Facebook Komentar

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Item Reviewed: Tidak Ditemukan Luka-luka, Bocah Ini Diduga Tewas Tenggelam Rating: 5 Reviewed By: Kabar Kalteng
    Scroll to Top