Tak Terima Dituding Menipu, Anggota Dewan Ini Lapor Balik Pelapor

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Karena tidak terima dituding sebagai salah satu pelaku penipuan, Anggota DPRD Barito Selatan, melaporkan balik H Supiatma kepada pihak Kepolisian Resort (Polres) Barsel, Senin (27/8/2018).

Senin siang (27/8/2018), sekitar pukul 14.20 WIB, Astianto yang didampingi oleh Kuasa Hukumnya, Anthony Dules Manalu SH, tampak mendatangi kantor lama Polres Barsel, yang berlokasi di Jalan Merdeka Raya, Kelurahan Hilir Sper, Kecamatan Dusun Selatan, Barsel.

Kedatangan Astianto yang diterima langsung oleh Kasatreskrim Polres Barsel tersebut, bertujuan melaporkan balik H Supiatma, yang dianggap sudah melakukan pencemaran nama baiknya, terkait kasus dugaan penipuan yang dilakukannya bersama tiga rekannya yang lain, dalam pelaksanaan Muscab Partai Demokrat Barsel Tahun 2018, yang dilaksanakan di Sampit, Kotawaringin Timur beberapa waktu lalu.

Kepada awak media, Astianto mengaku telah melaporkan balik H Supiatma dan Noor Adijah kepada pihak Polres Barsel. Hal tersebut, dia lakukan sebab menurutnya yang bersangkutan sudah melakukan pembohongan terhadap laporan yang dilayangkannya, kepada pihak Kepolisian perihal kasus dugaan penipuan.

H Supiatma dalam hal ini, dikatakan oleh Astianto, bersekongkol dengan Noor Adijah yang saat itu menjabat Sekretaris Partai Demokrat Barsel.

Pasalnya, kedua orang tersebutlah, yang ditudingnya merayu dirinya bersama dengan ketiga Ketua PAC Demokrat lainnya, yakni Ahmad Normansyah, Pandi Udaya dan Badarudin, untuk memilih H Supiatma menjadi Ketua Demokrat periode 2018-2023, dalam pelaksanaan Muscab Demokrat, bulan Mei 2018 lalu.

"Menurut kami, apa yang dilaporkan oleh H Supiatma itu, semuanya tidak benar dan pembohongan, maka dari itu saya datang kesini (Polres), untuk melaporkan dia karena telah berupaya mencemarkan nama baik saya. Mereka berdualah (H Supiatma dan Nur Adijah) yang bersekongkol dan menipu, merayu kami dan bukan kami yang merayu mereka, untuk memilih Supiatma menjadi Ketua. Oleh sebab itulah, dengan upaya hukum ini, kami minta agar laporan ini diproses," tukasnya.

Sementara itu, kuasa hukum Astianto, Anthony Dules Manalu SH, menjelaskan, sebelumnya, kliennya tersebut telah dilaporkan atas dugaan penipuan oleh H Piat ke polisi. Setelah mendapat surat gubernur, dan telah diperiksa pada tanggal (20/8/2018) lalu.

“Dia (Astianto) merasa keberatan, karena menurut hemat kami dan setelah dipelajari laporan itu, yang ditipu malah klien saya itu oleh H piat dan Adijah secara bersama sama, oleh karena itu Astianto merasa haknya diganggu orang lain maka melaporkan keduanya atas dugan penipuan persekongkolan atau rangkaian kebohongan sesuai  pasal 378 KUHP,” paparnya.

Kapolres Barsel, AKBP Eka Syarif Nugraha Husen SIK MSi, melalui Kasatreskrim, AKP Triyo Sugiyono SH, membenarkan bahwa Astianto yang didampingi kuasa hukumnya, telah mengajukan laporan tertulis kepada pihak Kepolisian terkait laporan H Supiatma.

"Benar mereka ada melaporkan H Supiatma secara tertulis kepada kami dan sudah kami terima," ungkapnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasikan kepada pihak H Supiatma, Senin malam (27/8/2018), yang bersangkutan enggan memberikan komentar terkait laporan yang dilayangkan oleh Astianto, sebab hal tersebut sepenuhnya telah dia serahkan kepada pihak Kepolisian.

"No komen, biar diurus oleh pihak Kepolisian saja," jawabnya singkat via sambungan telepon.

Seperti diketahui, pada pemberitaan sebelumnya, kasus dugaan penipuan yang dilaporkan oleh H Supiatma, mengakibatkan tiga Ketua PAC Partai Demokrat Barsel, yakni Pandi Udaya, Ahmad Normansyah dan Badarudin ditahan pihak Polres Barsel, karena resmi ditetapkan sebagai tersangka.[tampetu]

TAG