Tak Masuk DPT, Hak Suara Pemilih Masih Bisa Terakomodir

Print Friendly and PDF


KUALA KAPUAS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019. DPT Kabupaten Kapuas pada Pemilu kali ini sebesar 266.656 orang.

Bagi pemilih yang namanya tidak masuk dalam DPT, masih bisa menggunakan hak suaranya untuk pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres).

Hal itu dikatakan Adi Resido, Komisioner  KPU divisi program dan data, Jumat (24/8/2018) ditemui di Kantor KPU, Jalan Tambun Bungai.

"Bagi pemilih yang telah memenuhi syarat, namun tidak masuk DPT masih bisa menggunakan hak pilih pada Pemilu 2019," kata Adi Resido.

Pemilih, sambungnya, dapat diakomodir dengan syarat memiliki E-KTP atau KTP elektronik, dan penggunaan hak suaranya di tempat yang sesuai domisili yang tercantum dalam KTP elektroniknya.

"Pemilih itu dikategorikan sebagai pemilih khusus," imbuh Adi Resido.

Untuk Pemilu 2019, lanjutnya, surat keterangan (Suket) tidak dapat digunakan. Alhasil, hanya pemilih yang telah memiliki KTP elektronik dapat menggunakan hak pilih.

Menurutnya lagi, ada juga pemilih tambahan, di mana mereka terdaftar dan masuk dalam DPT, tetapi pada saat hari  H berada di wilayah lain. "Mereka masih bisa menggunakan hak suaranya di wilayah atau Tempat Pemungutan Suara (TPS) di mana pemilih tersebut berada. Pemilih tambahan itu, yaitu mereka yang pindah memilih dikarenakan alasan pekerjaan, pendidikan atau sebab lainnya," jelasnya.

Tetapi pemilih tersebut, lanjutnya lagi, 30 hari sebelum hari pemungutan suara harus melaporkan terlebih dahulu pada PPS setempat.

Pemilih yang pindah memilih, katanya lagi, dengan syarat memberitahukan kepada PPS setempat dan menggisi blangko A5 yang sudah disediakan PPS desa atau kelurahan setempat.

Hal itu, kata komisoner KPU tersebut, sebagai upaya pemenuhan hak demokrasi warga supaya hak suara dalam Pemilu tetap bisa diakomodir.[zulkifli]


TAG