Periode Kedua, Edy Pratowo: Ini Periode Emas

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Bupati terpilih periode 2018-2023, H. Edy Pratowo, S.Sos, MM, membeberkan soal rencana program bangunan di Wilayah Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis), setelah ia terpilih kembali sebagai kepala daerah untuk kedua kalinya. Ia sebut periode kedua ini sebagai periode emas.

Sebagaimana diketahui, kemenangan pasangan Edy-Taty yang akan dilantik  oleh Mendagri pada 27 September 2018 mendatang ini, tak lepas dari capaian prestasi dan kepiawaiannya merealisasikan program pembangunan di Bumi Handep Hapakat selama kurun lima tahun ini.

Sejumlah infrastruktur dalam kota misalnya, dibangun secara masif, seperti Mesjid Agung, Stadion Olah Raga, Kantor Bupati, Kantor DPRD, Kristiani Center, dan  sejumlah titik ruang hijau untuk mempercantik wajah kota.

Begitu pula akses jalan dalam kota dan akses jalan-jalan desa yang tak luput dari pembangunan berkala.

Pada periode kedua atau periode emas ini, Edy berjanji akan terus melanjutkan apa-apa yang sudah dirintisnya, sejak awal ia menjadi orang nomor satu di Bumi Handep Hapakat ini.

Berikut paparan Edy Pratowo di periode emasnya ini. "Saya akan semakin memfokuskan percepatan sarana dan prasarana wilayah, tata ruang dan pemukiman," ucap Edy kepada media ini, Rabu (29/8/2018).

Kalau dijabarkan secara detail, sambungnya, yakni melanjutkan pembangunan dan terus membenahi insfrastruktur jalan, pelabuhan, jembatan,  listrik, sanitasi, air bersih, sampah, ruang terbuka hijau, dan lainnya.

Dalam menunjang pelayanan publik, transportasi, pengentasan kemiskinan dan pengangguran dengan memenuhi kebutuhan pelayanan ait minum (air bersih), pemenuhan kebutuhan listrik desa dan kecamatan.

Tak kalah penting, katanya, adalah mewujudkan tol laut pelabuhan Sei Tunggul Kecamatan Kahayan Kuala sebagai modal penumpang, barang dan jasa dengan kawasan pulau jawa yang sekaligus sebagai penghubung bagi Kalimantan Tengah (Kalteng). "Selain itu penyelesaian rencana rata ruang Wilayah Pulpis dan penataan serta pengendalian pemukiman di kawasan kumuh," papar Edy.

Kemudian dia bersama wakilnya Pudjirustaty Narang juga akan meningkatkan produktifitas hasil sumber daya alam (SDA) dan lingkungan secara berkelanjutan. "Peningkatan produktifitas SDA adalah upaya meningkatkan produktifitas dari bahan baku menjadi bahan setengah dan barang jadi sehingga memiliki nilai jual tinggi," katanya.

Selain kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada masyarakat umum, visi dan misi Edy-Taty juga menyentuh kepada perwujudan aparatur pemerintah yang bersih, berwibawa dan profesional (Good and Clean Governance). Bagaimana menghadirkan keberadaan pemerintah daerah yang sebagai lembaga pelayanan publik dengan membangun tata kelola pemerintah daerah yang baik dan akuntabel adalah tugas Edy-Taty ke depan. "Juga meningkatkan kinerja dan koordinasi pemerintah serta pengembangan dan pembinaan penyelenggaraan pemerintah daerah dengan indikator mempertahankan opini audit keuangan BPK-RI Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)," ungkapnya.

Selanjutnya, bukan hanya itu, pasangan Edy-Taty ini juga senantiasa mendorong pemberdayaan organisasi keagamaan, sosial budaya, pemuda dan perempuan dalam pembangunan. Pemberdayaan organisasi keagamaan ini sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam berserikat untuk membangun kualitas dan kuantitas  umat beragama dan antar umat beragama.

Juga dalam menjaga kehidupan sosial budaya dan adat istiadat daerah dengan cara meningkatkan ketertiban dan keamanan agar tercipta suasana yang kondusif dengan membangun sarana dan prasarana keamanan, penyempurnaan kelembagaan keamanan baik pemerintah maupun masyarakat.

Selain itu juga secara continuously      mendorong keunggulan daya saing pemuda dan olah raga di Bumi Handep Hapakat, dengan menerapkan manajemen yang terintegrasi dalam pembinaan dan pengembangan kepemudaan dan keolahragaan serta menggerakan partisipasi masyarakat.

Secara berkesibambungan pihaknya juga akan membangun sarana dan prasarana kepemudaan dan keolahragaan yang memenuhi standar secara merata.

Untuk memenuhi semua itu, tambah Edy, tambah Edy, pihaknya akan mengalokasikan anggaran pemuda dan olahraga dengan prinsif kecukupan dan berkelanjutan serta juga meningkatkan peran perempuan diberbagai bidang pembangunan dan masyarakat.

"Kiranya apabila semua elemen dapat bekerjasama, maka segala sesuatu hajat dan cita-cita luhur kita akan terkabulkan," ungkap orang nomor satu di Bumi Handep Hapakat ini.[manan]


TAG