Pemuda Bahaur Ini Ingin Perekonomian Daerah Semakin Meningkat

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Pembangunan ekonomi dan kemajuan suatu daerah akan terlaksana dengan baik, apabila roda pemerintahan berjalan sesuai dengan konsep strategi yang ada.

Hal tersebut disampaikan Mahasiswa semester akhir di FISIP UPR, Muhammad Ambrullah, yang juga selaku putra daerah asal Bahaur Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu (1/9/2018) via WhatsApp.

Menurutnya Ambrullah, salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam mempelajari perekonomian adalah mengetahui tentang konsep strategi pembangunan ekonomi.

Beberapa strategi pembangunan ekonomi yang dapat perlu dicermati diantaranya, Strategi pertumbuhan pembangunan ekonomi akan terpusat pada upaya pembentukan modal keseimbangan dan lainnya.

Selanjutnya, kata Ambrullah, dibarengi dengan strategi pembangunan dengan pemerataan yang ditekankan pada peningkatan pembangunan melalui teknik sosial dengan perencanaan program terpadu.

"Ditambah lagi dengan yang strategi ketergantungan, strategi pendekatan kebutuhan pokok. Sasaran dari strategi ini dapat menanggulangi kemiskinan massal secara bertahap," terangnya.

Dari itu, kata Ambrullah, dalam pembangunan diperlukan strategi yang bagus untuk mencapai hasil yang memuaskan. Akan tetapi, ungkapnya, dalam strategi itu pasti ada beberapa faktor yang memperngaruhinya, seperti Sumber Daya Alam (SDA), Sumber Daya Manusia (SDM) dan teknologi, dimana hal itu harus mencukupi dan dimanfaatkan sebaik mungkin.

"Apabila ketiga faktor tersebut tidak memadai maka akan mempengaruhi pembangunan ekonomi dimaksud," tukasnya.

Ditambahkan, untuk Kabupaten Pulang Pisau ia melihat potensi pembangunan ekonomi cukup melimpah, cukup strategis dibidang pertanian, seperti daerah Bahaur- Pandih Batu dan Maliku. Bahkan, tambahnya di Kecamatan Pandih Batu, tepatnya Desa Belanti Siam merupakan lumbung padi terbesar kedua di Kalimantan Tengah (Kalteng).

"Ketiga Kecamatan itu, saya cermati sangat cocok memang sangat cocok dijadikan tempat pertanian contohnya seperti padi dan sayuran. Apalagi di Desa Belanti Siam merupakan penghasil padi terbesar di Kalteng," ujarnya.

Dengan demikian, lanjutnya, mulai selarang harus direncakan bagaimana bisa mengelola dan menjualnya dengan harga yang lumayan bagus. "Diantaranya akses jalan menuju kecamatan dan desa agar terus ditingkatkan, guna mempermudah para petani memasarkan hasil pertaniannya," katanya.

Selain itu, tambah Ambrullah, ia mengharapkan kedepannya pemerintah setempat terus mengkordinir para masyarakat yang membidangi pertanian sehingga perekonomian di Kabupaten Pulang Pisau semakin meningkat lagi.

"Kita yakin Pemda Pulpis sudah memikirkan hal ini, dan semoga kedepannya Pulpis akan lebih baik, maju dan berkembang lagi," tandasnya.[manan]


TAG