Masuki Triwukan Tiga, Legislator Ini Ingin Proses Lelang Cepat Dilaksanakan

Print Friendly and PDF


PULANG PISAU - Memasuki triwulan ketiga tahun anggaran 2018, pihak legislatif mengharapkan kepada pihak eksekutif, agar proses kegiatan melalui pelelangan dapat segera dilakukan. Karena dikabarkan masih banyak kegiatan yang belum dilakukan maksimal, di antaranya kegiatan yang melalui proses lelang.

Hal tersebut disampaikan anggota dewan Pulang Pisau, H Johansyah kepada awak media, Jumat (24/8/2018).

Bang Jo, Ia begitu sapaan akrabnya menyebutkan, pihaknya tengah mendapat laporan bahwa dalam beberapa minggu terakhir ini ada keluhan yang datang dari pihak rekanan terkait terhambatnya proses pelelangan yang masih banyak belum direalisasikan.

"Kami tentunya mendorong pihak eksekutif untuk segera melakukan proses kegiatan yang melalui lelang. Karena dalam minggu terakhir ini ada keluhan yang disampaikan oleh rekanan yang sampai saat ini masih belum adanya kegiatan proses pelelangan," ucap Bang Jo mengabarkan.

Menurut Bang Jo, mengingat saat ini sudah memasuki triwulan ke-III di khawatirkan nantinya akan berdampak pada ketidakmaksimalan pelaksanaan pekerjaan. Sehingga, pihaknya terus  mendorong eksekutif untuk segera memproses pelelangan tersebut.

"Memang kita juga ada mendengar kabar/isu untuk saat ini LPSE mengalami kendala atau tidak berfungsinya sistem perangkat untuk menunjang kegiatan pelelangan tersebut," katanya.

Namun meski demikian, lanjut Bang Jo,
berharap pihak eksekutif secepatnya dapat mengambil langkah alternatif untuk mengatasi hal tersebut. Sehingga proses pelelangan tetap berjalan dan pelaksanaan pembangunan tetap dapat terlaksana tepat waktu.

"Yang jelas kalau alatnya rusak dan terkendala jaringan, yang jelas jangan sampai dibiarkan. Harus ada upaya utk mengatasi atau memperbaikinya, sehingga proses lelang tetap berjalan bisa terlaksana sebagaimana mestinya," tutur Bang Jo.

Sedikit tambah Bang Jo, kalau proses lelang terlambat maka pelaksanaannya tentu akan mundur ke triwulan berikutnya. Hal itu tentunya akan berdampak pula pada serapan anggaran.

"Dari itu kembali kami ingatkan pihak eksekutif dapat memberikan solusi semisal memang ada kendala yang dimaksud. Ini demi kebaikan kita semua agar tidak terulang lagi kedepannya," pungkas Bang Jo.

Sementara, Bang Jo juga kembali  penyampaikan terkait KUA/PPAS perubahan 2018 yang sampai saat ini belum disampaikan pihak eksekutif ke pihak Legialatif, disarankan ke Badan Musyawarah (Banmus) untuk jadwalkan supaya eksekutif menyampaikan KUA/PPAS perubahan tahun 2018 pada Senin (27/8/2018) pekan nanti.[manan]


TAG