Maknai Hari Bhakti Adhyaksa, Jaksa Agung RI Resmi Buka Operasi Katarak Gratis

Print Friendly and PDF


PALANGKA RAYA - Jaksa Agung Republik Indonesia, M Prasetyo secara resmi membuka bakti sosial operasi katarak gratis yang digelar Korps Adhyaksa se-Kalimantan Tengah (Kalteng). Kegiatan dalam rangka Hari Bhakti Adyaksa ke-58 yang digelar di halaman Kejasaan Tinggi  Kalteng, Sabtu ( 4/8/2018) pagi ini, diikuti sebanyak 358 pasien katarak.

Dalam kegitan ini Jaksa Agung didampingi Ketua Umum Ikatan Adhayakda Dharmakarini, Ros Ellyana Parasetyo dan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Kejati Kalteng Adi Sutanto, Waka Polda Kalteng, Brigjen Pol Dedu Prasetyo.

Juga seluruh pegawai di lingkup Kejati Kalteng, Struktur Organisasi Perangkat Daerah (SOPD), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dan Kejari se-Kabupaten di Bumi Tambun Bungai.

Kegiatan ini tak lain sebagai komitmen kuat kejaksaan dalam meningkatkan kepedulian dan empati kepada masyarakat. Juga guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat. 


Di sela-sela kegiatan, Jaksa Agung Prasetyo mengaku sangat mengapresiasi kepada pemerintah daerah di Kalteng. Juga kepada para relawan yang telah membantu dan dokter spesialis mata dari Jakarta yang diundang langsung Kejaksaan Agung.

Dalam kegiatan ini juga diserahkan beberapa bantuan, di antaranya peralatan mikroskop kepada beberapa sekolah yang ada di Kota Palangka Raya. Hingga saat ini, pihaknya telah melakukan operasi katarak terhadap 15.000 penderita katarak di seluruh Indonesia.

"Tidak ada satupun pasien yang dipungut biaya," terang Prasetyo.

Orang nomor satu di Korps Adhyaksa ini sangat bersyukur, karena pelaksanaan operasi katarak hari ini, Sabtub(4/8/2018) berlangsung lancar. Untuk membantu menangani para penderita katarak yang mayoritas berasal dari keluarga orang tidak mampu.

Dari catatan panitia, angka prevelensi katarak di Kalteng sebesar 1,4 persen dari jumlah penduduk yang ada. Dengan angka ini, Kalteng menempati urutan ke-29 secara nasional, sedangkan angka kebutaan katarak sebesar 0,8 persen.

"Persen berada di posisi 20 secara nasional," jelasnya.

Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian sosial dan kemanusian juga untuk meningkatkan derajat kesehatan dan meringankan beban masyarakat penderita katarak terutama yang tidak mampu.[deni]


TAG