Bakar Lahan, Warga Damparan Ini Terpaksa Berurusan dengan Hukum

Print Friendly and PDF


BUNTOK - Apes, itulah yang dialami oleh C (27) warga desa Damparan, Kecamatan Dusun Hilir, Kabupaten Barito Selatan. Ia ditangkap lantaran kepergok Patroli Kepolisian Sektor (Polsek) setempat, saat sedang melakukan aksi pembakaran lahan, Kamis (30/8/2018).

Berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Kapolres Barsel, AKBP Eka Syarif Nugraha Husen SIK MSi, melalui Kapolsek Dusun Hilir, Ipda Waryoto SH, C (27) dipergoki petugas Polsek Dusun Hilir yang sedang melakukan giat patroli rutin.


Aksi pembakaran lahan di siang bolong oleh pelaku tersebut, dilakukannya di ladang kosong yang berada di seberang desa Damparan.

"Dia (pelaku) kepergok saat melalukan aksinya di lahan di seberang desa Damparan," ceritanya.

Akibat aksinya tersebut, lahan seluas 10 meter persegi sempat terbakar. Khawatir kebakaran meluas, aparat kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolsek pun langsung melakukan pemadaman api. Apalagi tak menutup kemungkinan api meluas hingga merambat ke lahan-lahan kebun rotan, kebun galam dan hutan di belakang lahannya.

"Beruntungnya api bisa cepat dipadamkan, jadi tidak sempat meluas," terang Waryoto.

Pelaku yang sehari-harinya berpropesi sebagai nelayan tersebut, akhirnya digiring kekantor Polsek Dusun Hilir untuk diproses lebih lanjut.

Bersama pelaku, turut diamankan juga barang bukti berupa, satu buah jerigen berisikan minyak tanah satu liter, korek api gas dan sebilah parang yang digunakan pelaku untuk membersihkan lokasi sekitar areal pembakaran.[tampetu]


TAG